- Istimewa
Saham PTRO Auto Reject Bawah, Analis Tetap Optimistis Prospek Petrosea ke Depan
Tekanan Juga Menjangkiti Emiten Prajogo Lainnya
Selain saham PTRO, tekanan jual juga menjalar ke saham-saham lain di bawah kelompok usaha Prajogo Pangestu. Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) turun 1,47 persen ke Rp6.725, sementara anak usahanya, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), melemah 6,08 persen ke Rp1.390.
Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) juga terkoreksi 7,44 persen ke Rp1.680. Adapun PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terperosok 4,47 persen ke Rp9.075, sedangkan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ambles hingga 9,45 persen ke Rp2.490.
Meski demikian, Henan Putihrai Sekuritas tetap merekomendasikan akumulasi saham BRPT dengan target harga Rp4.100, didukung oleh kinerja solid dari BREN dan TPIA sebagai pilar utama pertumbuhan grup.
Penyebab Pelemahan Saham PTRO
Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, menjelaskan bahwa pelemahan saham PTRO dan saham-saham grup Prajogo lainnya lebih disebabkan oleh aksi ambil untung setelah reli kuat sepanjang tahun lalu, normalisasi valuasi, serta belum munculnya katalis jangka pendek yang cukup kuat.
“Pasar saat ini cenderung lebih selektif dan fokus ke saham dengan visibilitas laba jangka pendek, sementara sebagian saham grup Prajogo, termasuk saham PTRO, masih berbasis tema pertumbuhan jangka menengah hingga panjang,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat saham PTRO mengalami tekanan sementara, meskipun prospek bisnis PT Petrosea Tbk di sektor jasa pertambangan dan konstruksi energi dinilai tetap solid.
Saham PTRO di Tengah Koreksi Pasar
Di tengah koreksi IHSG dan tekanan pada saham-saham big caps, pergerakan saham PTRO menjadi perhatian investor ritel maupun institusi. Koreksi harga saham PTRO yang cukup dalam dinilai sebagian pelaku pasar sebagai peluang akumulasi, terutama bagi investor yang memiliki horizon investasi jangka menengah hingga panjang.
Dengan potensi masuk indeks MSCI dan FTSE, serta target harga saham PTRO yang dipatok cukup agresif oleh sejumlah analis, saham PT Petrosea Tbk masih dipandang memiliki prospek menarik meski saat ini berada dalam fase koreksi.
Tekanan jangka pendek terhadap saham PTRO dinilai tidak mengubah arah fundamental perusahaan. Sebaliknya, kondisi ini justru membuka ruang bagi investor untuk mencermati kembali valuasi saham PTRO yang kini dinilai lebih atraktif dibandingkan beberapa waktu lalu.