IHSG Terjun Bebas Bikin Pasar Panik, Saham-Saham Prajogo Pangestu Jadi Pemberat?
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia terjun bebas pada pertengahan sesi dua perdagangan, Senin (12/1/2026).
Meski sempat menyentuh 9.000 pada sesi awal perdagangan dengan nilai transaksi mencapai Rp18,31 triliun, IHSG tiba-tiba rontok mencapai 2,38% ke level 8.723 dalam perdagangan intraday pukul 14.35 WIB.
Sekitar 30 menit sebelum penutupan, IHSG terpantau merosot lebih dari 102 poin atau 1,14 persen ke level 8.837.
Tekanan terhadap IHSG terjadi seiring pelemahan sejumlah sektor utama, antara lain sektor energi, keuangan, infrastruktur, teknologi, konsumer non primer, serta properti. Di sisi lain, sektor konsumer primer, industri, dan material dasar masih mampu bertahan di zona penguatan.
Pelemahan indeks juga dipicu anjloknya sejumlah saham berkapitalisasi besar, terutama emiten yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu.
Saham BREN tercatat turun lebih dari 5,54 persen, sementara PTRO terkoreksi lebih dari 8 persen. Tekanan jual turut melanda saham BRPT, BYAN, TPIA, RAJA, RATU, hingga AMMN.
Di tengah pelemahan pasar, sejumlah saham justru mencatatkan lonjakan signifikan hingga menyentuh auto reject atas. Saham KPIG melesat 24,11 persen ke level Rp 280.
Saham SOHO menguat 24,85 persen menjadi Rp 2.060, disusul GULA yang naik 24,84 persen ke Rp 382, ATAP meningkat 24,59 persen ke Rp 760, serta INDS yang bertambah 24,48 persen ke Rp 356.
Kenaikan tajam juga tercatat pada saham DKHH yang melonjak 33,71 persen menjadi Rp 119 dan MSKY yang menguat 27,91 persen ke Rp 110.
Pada pekan sebelumnya, IHSG masih mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan 188 poin atau 2,16 persen dari level 8.748 menjadi 8.936. Bahkan, indeks sempat mencetak rekor tertinggi intraday sepanjang masa di level 9.002.
Penguatan IHSG pekan lalu ditopang mayoritas sektor saham, terutama sektor material dasar yang terdorong lonjakan harga saham emiten nikel.
Aktivitas perdagangan juga meningkat signifikan, tercermin dari rata-rata volume transaksi harian BEI yang melonjak 48,08 persen menjadi 61,78 miliar lembar saham, dibandingkan 41,72 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian turut meningkat 44,68 persen menjadi Rp 31,45 triliun, dari sebelumnya Rp21,74 triliun. (rpi)
Load more