news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

BRI Kucurkan KUR Rp178 Triliun Sepanjang 2025, Mayoritas Dorong Sektor Produksi UMKM.
Sumber :
  • Istimewa

BRI Kucurkan KUR Rp178 Triliun Sepanjang 2025, Mayoritas Dorong Sektor Produksi UMKM

BRI menyalurkan KUR Rp178,08 triliun sepanjang 2025 kepada 3,8 juta debitur. Lebih dari 60% mengalir ke sektor produksi penggerak ekonomi rakyat.
Minggu, 1 Februari 2026 - 11:04 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang tahun 2025. Hingga akhir Desember, BRI berhasil menyalurkan pembiayaan KUR sebesar Rp178,08 triliun kepada sekitar 3,8 juta debitur di seluruh Indonesia. Dari total tersebut, lebih dari 60 persen mengalir ke sektor produksi yang menjadi motor penggerak ekonomi rakyat.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan, penyaluran KUR yang difokuskan pada sektor produktif merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya penguatan ekonomi kerakyatan sebagaimana tertuang dalam Asta Cita.

“BRI terus mendorong pertumbuhan UMKM agar tetap sehat dan berkelanjutan sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Penyaluran KUR juga kami lengkapi dengan pendampingan, sehingga pelaku usaha tidak hanya memperoleh akses permodalan, tetapi juga peningkatan kapasitas usaha dan kesejahteraan,” ujar Akhmad dalam keterangan resminya.

Berdasarkan data perseroan, penyaluran KUR BRI sepanjang 2025 masih didominasi oleh sektor produksi dengan porsi mencapai 64,49 persen dari total pembiayaan. Sektor-sektor tersebut mencakup pertanian, perikanan, industri pengolahan, serta berbagai jasa produktif lainnya yang berkontribusi langsung terhadap penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi daerah.

Sektor pertanian tercatat menjadi kontributor terbesar dalam penyaluran KUR BRI. Sepanjang 2025, pembiayaan yang mengalir ke sektor ini mencapai Rp80,09 triliun atau setara 44,97 persen dari total KUR yang disalurkan. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi BRI dalam memperkuat sektor riil, khususnya ketahanan pangan dan ekonomi berbasis desa.

Selain pertanian, sektor produksi lainnya juga memperoleh dukungan signifikan, seiring meningkatnya kebutuhan pembiayaan bagi pelaku UMKM yang bergerak di bidang pengolahan hasil bumi, perdagangan produktif, hingga jasa penunjang ekonomi lokal. Strategi ini dinilai mampu memperluas dampak KUR tidak hanya pada pertumbuhan usaha, tetapi juga pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.

Sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia, BRI memastikan seluruh proses penyaluran dilakukan secara prudent, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini penting mengingat KUR sepenuhnya bersumber dari dana perbankan, yang berasal dari penghimpunan dana masyarakat, sehingga kualitas kredit harus tetap terjaga.

“Kami menjaga kualitas penyaluran KUR agar tetap sehat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh pelaku usaha sekaligus menjaga stabilitas sistem perbankan,” jelas Akhmad.

Tak hanya dari sisi nilai penyaluran, jangkauan KUR BRI terhadap rumah tangga juga terus menunjukkan tren peningkatan. Hingga Desember 2025, sekitar 18 dari setiap 100 rumah tangga di Indonesia tercatat telah mengakses fasilitas KUR BRI. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2023 dan 2024 yang masing-masing mencapai 15 dan 17 rumah tangga.

Secara kumulatif, sejak program KUR digulirkan pada 2015 hingga akhir Desember 2025, BRI telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp1.435 triliun kepada sekitar 46,4 juta debitur. Capaian tersebut menempatkan BRI sebagai salah satu motor utama dalam memperluas inklusi keuangan serta memperkuat struktur ekonomi berbasis UMKM di Indonesia.

Dengan fokus berkelanjutan pada sektor produksi, BRI optimistis KUR akan terus menjadi instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan daya saing UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:20
02:24
03:50
01:11
01:32
00:45

Viral