- istimewa
Gejolak Bursa Efek, Komisi XI DPR Sentil Tata Kelola Pasar Modal
“Kami berharap pasar modal kita ke depan semakin sehat, kredibel, dan dipercaya oleh investor domestik maupun global,” pungkas Fauzi Amro.
Seperti diketahui, gejolak Bursa Efek Indonesia dalam beberapa hari terakhir dipicu oleh anjloknya sejumlah saham berkapitalisasi besar yang berdampak langsung pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Tekanan jual terjadi secara masif dan menimbulkan kekhawatiran pelaku pasar terhadap stabilitas dan tata kelola pasar modal nasional.
Situasi tersebut diperparah dengan kembali mencuatnya sorotan terhadap ketentuan free float saham emiten di Indonesia.
Sejumlah pihak menilai, kepemilikan saham publik belum sepenuhnya mencerminkan kepemilikan yang tersebar luas, melainkan masih terafiliasi dengan kelompok pengendali yang sama.
Sorotan juga datang dari lembaga indeks global MSCI yang mempertanyakan kualitas free float emiten di Indonesia.
Keraguan ini dinilai berpotensi memengaruhi bobot dan penilaian pasar modal Indonesia di indeks global, sekaligus berdampak pada arus investasi asing. (rpi/aag)