news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti.
Sumber :
  • YouTube/BPS

BPS Sebut Ekonomi Indonesia 2025 Tembus 5,11 Persen karena Konsumsi Masyarakat

Badan Pusat Statistik (BPS) laporkan kinerja ekonomi Indonesia selama 2025 tunjukkan akselerasi dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat pertumbuhan 5,11 persen.
Kamis, 5 Februari 2026 - 14:11 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja ekonomi Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan akselerasi dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ekonomi nasional tercatat sebesar 5,11 persen, lebih tinggi dari capaian 2024 yang berada di level 5,03 persen. Laju pertumbuhan semakin menguat pada akhir tahun, dengan ekonomi triwulan IV 2025 tumbuh 5,39 persen secara tahunan (year-on-year).

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyebut konsumsi masyarakat tetap menjadi mesin utama penggerak ekonomi nasional di tengah dinamika global dan domestik sepanjang 2025.

“Ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2025 tumbuh sebesar 5,39 persen (yoy), salah satunya didorong oleh konsumsi masyarakat yang tetap terjaga,” ujar Amalia dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Menurut Amalia, menguatnya pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2025 tidak lepas dari meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.

Kebijakan pengendalian inflasi serta beragam paket stimulus pemerintah dinilai efektif menjaga daya beli, mendorong aktivitas ekonomi, sekaligus memperkuat pemberdayaan generasi muda.

Selain itu, transformasi digital turut memberi dorongan signifikan. Aktivitas ekonomi berbasis digital terus meningkat, tercermin dari pertumbuhan transaksi melalui e-retail dan marketplace, serta melonjaknya penggunaan uang elektronik, kartu debit, dan kartu kredit.

“Jumlah perjalanan wisatawan nusantara tumbuh 13,42 persen pada triwulan IV 2025, yang kemudian diikuti peningkatan jumlah penumpang di berbagai moda transportasi, seperti angkutan umum, kereta api, dan angkutan laut,” jelas Amalia.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2025 tidak hanya disokong konsumsi rumah tangga. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) mencatat pertumbuhan 6,12 persen, seiring meningkatnya investasi pada sektor bangunan serta mesin dan peralatan. Sementara itu, konsumsi pemerintah tumbuh 4,55 persen.

Kinerja perdagangan luar negeri juga memberikan kontribusi positif. Ekspor barang dan jasa pada triwulan IV 2025 tumbuh 3,25 persen secara tahunan.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh ekspor komoditas nonmigas, antara lain lemak dan minyak hewan atau nabati, besi dan baja, mesin dan peralatan listrik, serta kendaraan dan bagiannya. Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara turut menopang ekspor jasa.

Secara spasial, pertumbuhan ekonomi tercatat merata di seluruh wilayah Indonesia sepanjang 2025. Pulau Jawa sebagai motor ekonomi nasional tumbuh 5,30 persen, sementara Sulawesi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 6,23 persen, keduanya melampaui rata-rata nasional.

Di sisi lain, Maluku dan Papua tetap mencatat pertumbuhan positif sebesar 1,44 persen, meski mengalami perlambatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Data BPS tersebut menegaskan ketahanan ekonomi Indonesia sepanjang 2025, dengan konsumsi domestik, investasi, dan aktivitas pariwisata menjadi pilar utama yang menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun. (agr/iwh)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:32
01:56
01:10
03:09
07:03
04:50

Viral