- Istimewa
Kurs BCA Hari Ini Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.000 di Counter
Jakarta, tvOnenews.com — Kurs BCA hari ini menjadi sorotan pelaku pasar dan nasabah seiring melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data transaksi valas terbaru, rupiah tercatat bergerak di area Rp16.800-an per dolar AS, membuat kurs BCA dolar ikut menyesuaikan di berbagai kanal transaksi, mulai dari e-rate, TT counter, hingga bank notes.
Data kurs tengah Bank Indonesia pada Senin (9/2) menunjukkan nilai tukar rupiah berada di level Rp16.887 per dolar AS. Posisi ini melemah dibandingkan akhir pekan lalu di Rp16.826 per dolar AS. Pelemahan rupiah tersebut tercermin langsung pada kurs beli BCA dan kurs jual BCA di berbagai layanan perbankan.
Kurs BCA Hari Ini (9 Februari 2026)
Berikut rincian kurs BCA hari ini berdasarkan jenis transaksi:
-
e-Rate BCA
-
Kurs jual: Rp16.880 per dolar AS
-
Kurs beli: Rp16.860 per dolar AS
-
Update: 10.17 WIB
-
-
TT Counter BCA
-
Kurs jual: Rp17.005 per dolar AS
-
Kurs beli: Rp16.705 per dolar AS
-
Update: 08.04 WIB
-
-
Bank Notes BCA
-
Kurs jual: Rp17.005 per dolar AS
-
Kurs beli: Rp16.705 per dolar AS
-
Update: 08.06 WIB
-
Data tersebut menunjukkan bahwa kurs dollar BCA di layanan counter dan bank notes telah menembus level Rp17.000 per dolar AS, sementara kurs BCA e-rate relatif lebih kompetitif dan berada di bawah level tersebut. Kondisi ini membuat banyak nasabah lebih memilih transaksi digital karena selisih kurs yang lebih tipis.
Kurs BCA Ikuti Pelemahan Rupiah
Pelemahan rupiah hari ini turut mendorong pergerakan kurs BCA ke level yang lebih tinggi dibandingkan pekan lalu. Jika dibandingkan dengan akhir pekan, kurs jual BCA mengalami kenaikan puluhan poin, mencerminkan tekanan terhadap rupiah di pasar valas domestik.
Penguatan dolar AS di pasar global dan kehati-hatian investor terhadap aset berisiko menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pergerakan nilai tukar. Kondisi tersebut langsung tercermin pada nilai tukar BCA, baik di transaksi tunai maupun non-tunai.
Perbandingan Kurs BCA dengan Bank Lain
Dalam pemantauan kurs jual beli di delapan bank besar nasional, kurs jual BCA berada di kisaran Rp16.880 hingga Rp17.005 per dolar AS, tergantung jenis transaksi. Angka ini masih berada di tengah rentang pergerakan bank-bank besar lainnya, yang mencatat kurs jual antara Rp16.870 hingga Rp17.020 per dolar AS.
Untuk kurs beli, kurs beli BCA tercatat di rentang Rp16.705 hingga Rp16.860 per dolar AS. Nilai tersebut juga relatif kompetitif dibandingkan bank lain, meski masih dipengaruhi oleh jenis layanan yang digunakan nasabah.
Jenis Kurs BCA yang Perlu Diketahui
Nasabah perlu memahami perbedaan jenis kurs BCA dolar agar bisa memilih layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan:
-
e-Rate BCA: Berlaku untuk transaksi valas melalui e-Banking, biasanya menawarkan kurs paling kompetitif.
-
TT Counter BCA: Berlaku saat transaksi dilakukan langsung di counter cabang BCA.
-
Bank Notes BCA: Digunakan untuk transaksi jual beli valas dalam bentuk uang tunai fisik.
Perbedaan jenis transaksi ini membuat kurs BCA hari ini bisa bervariasi meski dalam hari yang sama, tergantung kanal yang digunakan nasabah.
Kurs BCA Jadi Acuan Nasabah dan Pelaku Usaha
Pergerakan kurs BCA menjadi acuan penting bagi nasabah individu, pelaku usaha, hingga importir dan eksportir. Fluktuasi kurs beli BCA dan kurs jual BCA berdampak langsung pada biaya transaksi internasional, pembayaran impor, hingga perencanaan keuangan perusahaan.
Dengan rupiah yang masih bergerak fluktuatif, nasabah disarankan memantau kurs BCA hari ini secara berkala, terutama bagi yang memiliki kebutuhan transaksi dolar AS dalam waktu dekat. Selisih kurs antar layanan bisa menjadi faktor penentu efisiensi transaksi, khususnya saat nilai tukar berada di level tinggi seperti saat ini.
Kondisi pasar global dan sentimen domestik diperkirakan masih akan mempengaruhi pergerakan rupiah ke depan, sehingga kurs BCA dolar berpotensi terus bergerak dinamis dalam beberapa hari mendatang. (nsp)