- Istimewa
Profil Belvin Tannadi, Influencer Saham yang Didenda Rp5,35 Miliar oleh OJK atas Kasus Goreng Saham
Jakarta, tvOnenews.com – Nama Belvin Tannadi menjadi sorotan publik setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp5,35 miliar atas pelanggaran manipulasi perdagangan saham. Sanksi tersebut diumumkan langsung oleh pejabat OJK dalam keterangannya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (20/2/2026).
Kasus ini menarik perhatian karena Belvin dikenal luas sebagai influencer pasar modal dengan jutaan pengikut di media sosial. Ia selama ini aktif membagikan edukasi investasi kepada investor pemula, namun kini justru terseret pelanggaran serius di sektor yang membesarkan namanya.
Sosok Influencer Saham dengan Jutaan Pengikut
Belvin Tannadi dikenal sebagai figur publik di dunia edukasi pasar modal digital. Melalui akun Instagram @belvinvvip, ia memiliki lebih dari 1,7 juta pengikut yang sebagian besar merupakan investor ritel dan generasi muda yang baru belajar investasi.
Pria asal Medan, Sumatera Utara, itu memulai perjalanan kariernya bukan dari latar belakang keuangan, melainkan lulusan sastra China dari STBA Persahabatan Internasional Asia. Ketertarikannya pada dunia saham muncul dari keinginan membangun aset jangka panjang untuk masa depan.
Belvin pertama kali berinvestasi pada 2014 dengan modal awal sekitar Rp12 juta. Ia memilih saham karena dinilai memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan instrumen lain seperti obligasi atau reksa dana.
Dalam berbagai kesempatan, Belvin mengaku mempelajari investasi secara otodidak. Sejak 2015, ia mulai aktif melakukan transaksi dan mengembangkan strategi investasi sendiri hingga memperoleh keuntungan yang signifikan.
Bangun Bisnis Edukasi Pasar Modal
Seiring meningkatnya pengalaman dan popularitas, Belvin mendirikan PT Ilmu Saham Indonesia, sebuah perusahaan rintisan yang berfokus pada edukasi investasi. Platform ini bertujuan membantu investor pemula memahami dasar-dasar trading, analisis pasar, serta manajemen risiko.
Perusahaan tersebut kemudian meluncurkan aplikasi pembelajaran investasi pada 18 Juni 2022 yang menyediakan video edukasi, analisis harian, hingga materi praktis yang dirancang mudah dipahami masyarakat umum.
Selain aktif di platform digital, Belvin juga dikenal sebagai penulis buku investasi, di antaranya Ilmu Saham yang terbit pada 2019, serta Ilmu Crypto yang diluncurkan pada Januari 2022. Lewat buku-buku tersebut, ia kerap menekankan pentingnya memulai investasi dari nominal kecil dan menggunakan “uang dingin” atau dana yang tidak mengganggu kebutuhan utama.