news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

RLCO Perluas Bisnis ke Sektor Perikanan, Dirikan Anak Usaha Baru di Bojonegoro.
Sumber :
  • Istimewa

RLCO Perluas Bisnis ke Sektor Perikanan, Dirikan Anak Usaha Baru di Bojonegoro

RLCO dirikan anak usaha Marinova Protein Internasional di Bojonegoro untuk masuk bisnis pengolahan dan perdagangan perikanan sebagai strategi diversifikasi berkelanjutan.
Minggu, 22 Februari 2026 - 08:40 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Langkah ekspansi dilakukan PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) dengan membentuk anak usaha baru yang bergerak di sektor pengolahan dan perdagangan hasil perikanan. Strategi ini menjadi bagian dari diversifikasi usaha perseroan untuk memperkuat fondasi bisnis jangka panjang sekaligus menangkap peluang di industri pangan berbasis protein laut.

Pembentukan entitas baru tersebut diumumkan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam laporan resmi, Direktur RLCO Ayu Amanda menyampaikan bahwa pendirian perusahaan dilakukan pada 19 Januari 2026 oleh anak usaha RLCO, yakni PT Realfood Winta Asia (RWA) bersama mitra individu Edwin Pranata.

Perusahaan baru tersebut bernama PT Marinova Protein Internasional dan berkedudukan di Bojonegoro, Jawa Timur. Kehadirannya diharapkan menjadi motor pengembangan lini bisnis baru yang berfokus pada pengolahan sumber daya perikanan sekaligus memperluas rantai nilai produk pangan olahan.

Fokus pada Industri Pengolahan dan Distribusi Hasil Laut

Marinova Protein Internasional akan menjalankan sejumlah kegiatan usaha strategis di sektor hilirisasi perikanan. Kegiatan tersebut meliputi industri penggaraman dan pengeringan ikan, industri pembekuan ikan, serta berbagai bentuk pengolahan dan pengawetan lainnya untuk produk perikanan maupun biota air.

Selain aktivitas produksi, perusahaan juga akan bergerak dalam perdagangan besar hasil perikanan dan distribusi produk olahan. Dengan model usaha yang terintegrasi dari pengolahan hingga distribusi, Marinova diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas laut sekaligus menjawab kebutuhan pasar domestik maupun potensial ekspor.

Langkah ini mencerminkan tren industri pangan yang semakin mengarah pada produk berbasis protein berkualitas tinggi, termasuk seafood olahan yang memiliki daya simpan lebih lama dan standar mutu yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar modern.

Struktur Kepemilikan Mayoritas oleh Anak Usaha RLCO

Dalam struktur kepemilikan saham, Realfood Winta Asia memegang porsi dominan sebesar 99,9 persen, sementara Edwin Pranata memiliki 0,1 persen saham. Komposisi ini menunjukkan bahwa Marinova Protein Internasional akan tetap berada dalam kendali grup RLCO sebagai bagian dari strategi ekspansi terarah.

Dengan kepemilikan mayoritas tersebut, RLCO memiliki fleksibilitas penuh dalam mengintegrasikan bisnis baru ini dengan ekosistem usaha yang sudah berjalan, termasuk pengembangan produk, distribusi, serta optimalisasi jaringan yang telah dimiliki sebelumnya.

Strategi Diversifikasi untuk Keberlanjutan Usaha

Manajemen RLCO menilai pembentukan anak usaha baru ini selaras dengan strategi diversifikasi perusahaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas sumber pendapatan sekaligus memastikan keberlanjutan bisnis di tengah dinamika industri makanan dan minuman yang semakin kompetitif.

Diversifikasi menjadi penting bagi perusahaan untuk mengurangi ketergantungan pada satu lini usaha, sekaligus membuka peluang pertumbuhan di sektor yang memiliki prospek jangka panjang. Industri pengolahan perikanan dinilai memiliki potensi besar karena didukung oleh ketersediaan sumber daya alam Indonesia serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap konsumsi protein sehat.

Dalam keterangannya, manajemen menyampaikan keyakinan bahwa pembentukan Marinova akan menjadi penunjang kegiatan usaha RLCO ke depan. Tidak hanya memperluas portofolio, kehadiran entitas baru ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi perseroan dalam industri pangan berbasis nutrisi.

Menangkap Peluang Hilirisasi dan Ketahanan Pangan

Ekspansi ke sektor pengolahan perikanan juga sejalan dengan tren hilirisasi industri pangan nasional, di mana perusahaan tidak hanya menjual bahan mentah tetapi mengolahnya menjadi produk bernilai tambah.

Dengan adanya fasilitas pengolahan seperti pembekuan, pengeringan, dan pengawetan, Marinova Protein Internasional berpotensi memperpanjang rantai distribusi produk perikanan sehingga lebih efisien, tahan lama, dan memiliki standar kualitas yang lebih terjaga.

Model bisnis ini juga mendukung penguatan ketahanan pangan berbasis sumber daya laut, yang selama ini menjadi salah satu keunggulan Indonesia. Produk olahan perikanan memiliki peluang besar untuk masuk ke berbagai segmen pasar, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga industri makanan siap saji.

Langkah Awal Pengembangan Bisnis Jangka Panjang

Pendirian Marinova Protein Internasional menjadi langkah awal RLCO dalam membangun fondasi bisnis baru yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan potensi sektor perikanan yang masih terbuka luas, perusahaan menargetkan terciptanya sinergi antara lini usaha eksisting dan pengembangan produk baru.

Ke depan, entitas ini diharapkan mampu memperkuat struktur bisnis RLCO melalui inovasi produk, efisiensi distribusi, serta peningkatan daya saing di pasar pangan olahan.

Ekspansi ini sekaligus menandai keseriusan RLCO dalam memperluas cakupan usaha tidak hanya pada produk konsumsi, tetapi juga pada pengelolaan sumber protein yang memiliki nilai strategis bagi industri makanan masa depan. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

21:54
05:06
03:36
29:02
04:42
05:28

Viral