- Kementan
Kementan Jamin Distribusi DOC Transparan, Peternak Pati Akhirnya Dapat Kepastian Pasokan
Sekretaris Jenderal PPMP Barry menyampaikan peternak mengapresiasi fasilitasi pemerintah yang mempertemukan seluruh pihak. “Kami dari dari PPMP menyampaikan apresiasi kepada pemerintah bahwa dengan adanya kesepakatan ini peternak bangkit,” ujar Barry.
Barry juga mengajak peternak berjalan bersama korporasi dalam memperkuat kemitraan usaha.
"Kami mengapreasiasi langkah cepat Kementerian Pertanian bersama pemerintah daerah yang telah memfasilitasi dialog antara peternak dan perusahaan pembibitan. Kesepakatan ini menjadi gairah baru bagi peternak,” kata Barry.
Ketua IV GPPU Asrokh Nawawi mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti kesepakatan melalui verifikasi peternak mandiri yang membutuhkan DOC. “GPPU siap mendukung pemerintah dan siap mendukung PPMP,” ujar Asrokh.
Dalam dokumen komitmen bersama yang ditandatangani, disepakati kebutuhan DOC final stock (FS) ayam ras pedaging bagi anggota PPMP dipenuhi secara kontinu berdasarkan daftar pemesanan dan jadwal chick in minimal 1.000 box per minggu.
Kesepakatan juga memuat komitmen perusahaan pembibitan untuk melakukan inventarisasi ketersediaan DOC FS pedaging serta mengoptimalkan distribusi kepada peternak anggota PPMP mulai akhir Februari 2026. Pemenuhan kebutuhan DOC tetap mengacu mekanisme bisnis yang berlaku tanpa bundling pakan serta berdasarkan kesepakatan para pihak.
Direktur Jenderal PKH Agung menambahkan pertemuan ini strategis karena berlangsung menjelang Idul Fitri saat stabilitas pasokan ayam menjadi perhatian nasional.
“Saya berharap setelah adanya kesepakatan ini tidak ada lagi ruang bagi kesalahpahaman. Yang ada adalah komunikasi terbuka, komitmen yang dijalankan, dan tanggung jawab bersama menjaga stabilitas pasokan serta keberlanjutan usaha,” kata Agung.
Pemerintah memastikan pengawasan distribusi diperkuat agar kesepakatan berjalan di lapangan. Peternak mandiri pun menyatakan puas karena memperoleh kepastian pasokan DOC yang mendukung keberlanjutan usaha mereka. (rpi)