- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Kadin Prediksi Eskalasi Perang akan Berlangsung Panjang, Anindya Bakrie Sorot Sektor Pangan dan Energi
“Yang kedua adalah ketahanan pangan, dan khusus mengenai ketahanan pangan, saya akan nanti menyampaikan mengenai rencana untuk bicara mengenai Food Security Summit dan MBG-nomics,” kata Anindya.
Faktor ketiga yang dinilai tidak kalah penting adalah menjaga stabilitas nasional. Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, stabilitas dalam negeri dianggap sebagai fondasi utama sebelum ekonomi dapat kembali bertumbuh.
“Dan yang ketiga ialah bagaimana menjaga kestabilan nasional. Karena pada keadaan seperti ini, penting sekali untuk stabil sebelum bisa kembali berpikir mengenai pertumbuhan,” ujarnya.
Arahan mengenai kewaspadaan terhadap dampak konflik global sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo dalam diskusi kebangsaan yang digelar di Istana Merdeka pada Selasa malam (3/3/2026).
Forum tersebut mempertemukan berbagai tokoh lintas generasi kepemimpinan nasional untuk membahas dinamika geopolitik dunia.
Sejumlah tokoh negara hadir dalam pertemuan itu, di antaranya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 RI Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin.
Selain para mantan pemimpin nasional, forum tersebut juga dihadiri mantan menteri luar negeri, pimpinan partai politik, pejabat negara, hingga jajaran menteri Kabinet Merah Putih.
Konsolidasi antara pemerintah dan dunia usaha ini menunjukkan bahwa dampak konflik global kini menjadi perhatian serius lintas sektor. Jika eskalasi terus berlanjut, Indonesia dituntut memperkuat fondasi ekonomi domestik agar tetap stabil di tengah guncangan geopolitik dunia. (agr/rpi)