- tvonenews.com/Abdul Gani Siregar
Kisruh Impor 105 Ribu Pikap dari India, Kadin Ajak Agrinas Duduk Bareng: Industri Otomotif Nasional Jangan Sampai Terguncang
Ia menegaskan, Kadin ingin mengambil posisi sebagai mitra konstruktif pemerintah dengan memastikan kepentingan industri tetap terlindungi, terutama bagi pelaku usaha yang berada di lapisan rantai pasok bawah.
“Jadi kami ingin menjadi suatu bagian yang konstruktif menenangkan tapi juga memikirkan bagaimana teman-teman kita yang terkait di industri otomotif bukan saja yang besar tapi juga di tier 3, 4, 5,” katanya.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menegaskan bahwa rencana impor 105 ribu unit pikap dari India tetap berjalan meski mendapat kritik dari sejumlah pihak.
Menurut Joao, sebagian unit kendaraan bahkan sudah mulai dikirim dan ada yang telah tiba di Indonesia sebagai bagian dari pengadaan armada logistik desa.
“Yang menolak ini siapa? Karena saya ini kan BUMN. Saya pasti taat kepada pemerintah dan taat kepada pemerintah,” kata Joao dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Ia juga menyatakan bahwa penolakan terhadap kebijakan tersebut tidak mencerminkan sikap resmi pemerintah secara keseluruhan, melainkan hanya berasal dari pihak-pihak tertentu. (agr/rpi)