- Pertamina
Harga BBM Pertamina Dex Tiba-Tiba Melonjak Rp14.500 per Liter, Pengguna Diesel Langsung Kena Dampak
Jakarta, tvOnenews.com - Kenaikan harga BBM Pertamina Dex pada Maret 2026 menjadi perhatian besar masyarakat, terutama bagi pemilik kendaraan diesel. Produk bahan bakar diesel premium milik PT Pertamina (Persero) itu kini resmi dijual dengan harga Rp14.500 per liter di sejumlah SPBU, naik signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.
Lonjakan harga BBM Pertamina Dex ini menjadi salah satu penyesuaian terbesar pada produk BBM non-subsidi dalam beberapa waktu terakhir. Pada Februari 2026, harga BBM Pertamina Dex masih berada di kisaran Rp13.500 per liter, namun pada awal Maret terjadi kenaikan sekitar Rp1.000 per liter.
Penyesuaian harga ini langsung berdampak pada pengguna kendaraan diesel modern yang selama ini mengandalkan harga BBM Pertamina Dex karena kualitas bahan bakarnya yang lebih tinggi dibanding solar biasa.
Mengapa Harga BBM Pertamina Dex Naik?
Kenaikan harga BBM Pertamina Dex tidak terjadi tanpa alasan. PT Pertamina (Persero) menjelaskan bahwa perubahan harga BBM non-subsidi mengikuti formula yang telah ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Penyesuaian harga BBM Pertamina Dex mengacu pada kebijakan resmi yang tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Regulasi tersebut merupakan perubahan dari aturan sebelumnya yang mengatur formula dasar dalam menentukan harga jual eceran BBM jenis bensin dan solar di SPBU.
Dalam mekanisme tersebut, harga BBM Pertamina Dex ditentukan berdasarkan beberapa faktor utama, antara lain:
-
Harga minyak mentah dunia
-
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS
-
Biaya distribusi dan operasional
-
Komponen pengolahan bahan bakar
Ketika faktor-faktor tersebut mengalami kenaikan, maka harga jual BBM non-subsidi seperti BBM Pertamina Dex juga ikut mengalami penyesuaian.
Pertamina Dex Jadi BBM Diesel Premium untuk Kendaraan Modern
Produk BBM Pertamina Dex dikenal sebagai bahan bakar diesel berkualitas tinggi yang dirancang khusus untuk kendaraan bermesin diesel modern.
Bahan bakar ini memiliki angka cetane yang lebih tinggi dibandingkan solar biasa. Angka cetane yang tinggi membuat proses pembakaran dalam mesin menjadi lebih sempurna.