- tvonenews.com/Abdul Gani Siregar
Harga Minyak Dunia Nyaris Tembus US$120 per Barel, Purbaya Pastikan APBN 2026 Masih Aman
“Tetap kita harus waspadai risiko (harga minyak) di sekitar US$90-100 per barrel. Apalagi kalau gangguan di Selat Hormuz itu berkelanjutan. Namun kita juga lihat kemungkinan (harga minyak) kembali ke US$70 atau sekitar US$80 per barel. Semoga konflik ini tidak berkelanjutan dan tidak panjang. Kalau itu terjadi, maka kita harapkan harga minyak kembali stabil,” ujarnya.
Sebagai langkah jangka panjang, pemerintah terus memperkuat ketahanan energi nasional agar tidak mudah terpukul oleh gangguan pasokan global maupun gejolak geopolitik internasional.
“Pemerintah tentu terus berusaha memperkuat ketahanan energi, menjaga kecukupan cadangan energi nasional, dan memastikan pelancaran pasokan energi secara domestik. Ketegangan geopolitik juga menimbulkan risiko pada perdagangan global,” tutupnya. (agr/rpi)