news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Biodiesel Jadi Senjata Hemat Devisa, Impor BBM Terpangkas hingga 50 Persen.
Sumber :
  • Istimewa

Biodiesel Jadi Senjata Hemat Devisa, Impor BBM Terpangkas hingga 50 Persen

Program biodiesel terbukti tekan impor BBM dan hemat devisa hingga Rp130 triliun. Target B50 diproyeksi perkuat kemandirian energi nasional.
Senin, 13 April 2026 - 20:28 WIB
Reporter:
Editor :

Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian energi nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil impor.

“Salah satu keberhasilan utama saat ini adalah substitusi solar impor dengan biodiesel berbasis sawit,” ujarnya.

Dampak Positif untuk Lingkungan

Selain aspek ekonomi, penggunaan biodiesel juga memberikan manfaat besar bagi lingkungan. Bioenergi sawit menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil.

Tercatat, program biodiesel mampu menurunkan emisi hingga 38,88 juta ton CO2 ekuivalen. Hal ini menjadi kontribusi penting Indonesia dalam upaya global mengatasi perubahan iklim.

Penggunaan energi fosil sendiri diketahui menyumbang sekitar 70–80 persen emisi global, sehingga peralihan ke bioenergi menjadi langkah strategis.

Dorong Nilai Tambah dan Industri Sawit

Kebijakan biodiesel juga berdampak langsung pada peningkatan nilai tambah industri kelapa sawit. Pada 2025, program B40 tercatat meningkatkan nilai tambah CPO menjadi biodiesel sebesar Rp20,43 triliun.

Peningkatan permintaan CPO untuk energi turut memberikan efek positif bagi petani, terutama dalam menjaga stabilitas harga tandan buah segar (TBS).

Dengan demikian, kebijakan ini tidak hanya menyasar sektor energi, tetapi juga memperkuat sektor agribisnis nasional.

Tantangan: Kelola Sawit dan Jaga Keseimbangan

Meski memiliki banyak manfaat, pengembangan biodiesel tetap menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi dan pangan.

Rhenald Kasali mengingatkan bahwa peningkatan alokasi CPO untuk energi berpotensi mengurangi pasokan untuk kebutuhan pangan, yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng.

Selain itu, tata kelola industri sawit juga harus diperhatikan, termasuk aspek lingkungan dan perlindungan masyarakat adat.

Kunci Keberlanjutan Program Biodiesel

Ke depan, keberhasilan program biodiesel sangat bergantung pada peningkatan produktivitas perkebunan sawit serta pengembangan teknologi pengolahan yang lebih efisien.

Dukungan pendanaan melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program.

Dengan strategi yang tepat, biodiesel diyakini akan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan swasembada energi Indonesia, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM fosil secara signifikan. (nsp)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:30
01:12
00:54
04:58
01:08
03:22

Viral