- Istimewa
Bank Mandiri Rombak Total Dewan Komisaris, RUPST Tetapkan Susunan Baru dan Perkuat Struktur Direksi
Jakarta, tvOnenews.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melakukan perombakan signifikan dalam jajaran pengurus perusahaan. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu (29/4/2026), perseroan resmi mengganti susunan Dewan Komisaris sekaligus melakukan penyesuaian pada posisi Direksi.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga kesinambungan kinerja sekaligus memperkuat tata kelola di tengah dinamika industri perbankan yang semakin kompetitif.
RUPST Putuskan Pemberhentian Komisaris
Salah satu keputusan penting dalam RUPST tersebut adalah pemberhentian Muhammad Yusuf Ateh dari jabatan Komisaris Bank Mandiri. Ateh sebelumnya telah menjabat sejak Maret 2021, menggantikan Ardan Adiperdana.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan Ateh selama menjabat. Ia menegaskan bahwa peran Ateh dinilai penting dalam mendukung pengembangan bisnis dan akselerasi kinerja perseroan.
“Bank Mandiri menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Bapak Muhammad Yusuf Ateh selama menjabat sebagai Komisaris,” ujar Riduan dalam keterangan resmi.
Sebelum bergabung dengan Bank Mandiri, Ateh diketahui menjabat sebagai Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sejak Februari 2020.
Susunan Baru Dewan Komisaris
Seiring dengan perubahan tersebut, RUPST menetapkan susunan terbaru Dewan Komisaris Bank Mandiri sebagai berikut:
-
Komisaris Utama/Independen: Zulkifli Zaini
-
Wakil Komisaris Utama: Rudy Salahuddin Ramto
-
Komisaris: Luky Alfirman
-
Komisaris: Yuliot
-
Komisaris Independen: Mia Amiati
-
Komisaris Independen: Bintoro K. Pardewo
Perubahan ini mencerminkan langkah strategis perseroan dalam memperkuat fungsi pengawasan serta memastikan implementasi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
Penegasan Struktur Direksi
Tidak hanya di level komisaris, RUPST juga menetapkan penyesuaian pada jajaran Direksi. Salah satu keputusan penting adalah pengangkatan kembali Timothy Utama sebagai Direktur Operations.
Riduan menyatakan bahwa susunan pengurus terbaru diyakini mampu menjaga momentum pertumbuhan yang telah dicapai perusahaan.
“Kami meyakini susunan pengurus perusahaan terbaru akan mampu berkolaborasi secara aktif untuk meneruskan kinerja solid serta memenuhi amanat pemegang saham,” ujarnya.
Berikut susunan lengkap Direksi Bank Mandiri:
-
Direktur Utama: Riduan
-
Wakil Direktur Utama: Henry Panjaitan
-
Direktur Operations: Timothy Utama
-
Direktur Human Capital and Compliance: Eka Fitria
-
Direktur Risk Management: Danis Subyantoro
-
Direktur Commercial Banking: Totok Priyambodo
-
Direktur Corporate Banking: Mochamad Rizaldi
-
Direktur Consumer Banking: Saptari
-
Direktur Treasury and International Banking: Ari Rizaldi
-
Direktur Finance and Strategy: Novita Widya Anggraini
-
Direktur Network and Retail Funding: Jan Winston Tambunan
-
Direktur Information and Technology: Sunarto
Strategi Perkuat Kinerja dan Tata Kelola
Perombakan pengurus ini dilakukan di tengah upaya Bank Mandiri menjaga tren kinerja positif. Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, Bank Mandiri dituntut untuk terus adaptif terhadap perubahan, termasuk digitalisasi layanan, penguatan manajemen risiko, serta ekspansi bisnis yang berkelanjutan.
Penataan ulang Dewan Komisaris dan Direksi juga menjadi sinyal bahwa perusahaan ingin memperkuat koordinasi lintas fungsi, sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan dan pengambilan keputusan strategis.
Dengan komposisi baru ini, Bank Mandiri diharapkan mampu menghadapi tantangan industri perbankan yang semakin kompleks, termasuk tekanan global, perubahan perilaku nasabah, hingga perkembangan teknologi finansial.
Momentum Lanjutkan Kinerja Solid
Langkah restrukturisasi ini juga beriringan dengan capaian kinerja perseroan yang dinilai tetap solid dalam beberapa periode terakhir. Dengan fondasi bisnis yang kuat, Bank Mandiri berupaya menjaga konsistensi pertumbuhan sekaligus meningkatkan nilai bagi pemegang saham.
Kehadiran jajaran baru diharapkan tidak hanya melanjutkan capaian yang sudah ada, tetapi juga mendorong inovasi serta memperluas peluang bisnis di masa depan.
Perubahan struktur pengurus ini menjadi bagian penting dari transformasi berkelanjutan Bank Mandiri dalam memperkuat posisi sebagai salah satu pemain utama di sektor perbankan nasional. (nsp)