- Antara
IHSG Ditutup Melemah usai Sempat Ambles 4 Persen, BEI Akui Ketidakpastian Pasar Masih Tinggi
“Oleh karena itu, tentu tidak bosan-bosannya kami mengingatkan supaya investor tetap memperhatikan fundamental, tidak panik, menganalisis secara cermat, mengatur strategi berinvestasi sesuai profil risiko masing-masing,” ujarnya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah kekhawatiran investor terhadap tekanan yang melanda pasar saham dan nilai tukar rupiah dalam beberapa hari terakhir.
Rebalancing MSCI Diprediksi Bikin Pasar Volatil
Sementara itu, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Imam Gunadi mengatakan pasar saat ini juga sedang fokus terhadap implementasi rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Menurutnya, proses penyesuaian indeks dan bobot saham MSCI diperkirakan membuat volatilitas pasar tetap tinggi sepanjang pekan ini.
“Volatilitas diperkirakan tetap tinggi, terutama pada sesi closing auction yang biasanya menjadi titik utama penyesuaian portofolio passive funds global,” ujar Imam.
Rebalancing MSCI sendiri sering menjadi perhatian investor karena mempengaruhi aliran dana asing ke pasar saham Indonesia.
Ketika terjadi perubahan bobot saham dalam indeks global, investor institusi dan passive funds biasanya melakukan penyesuaian portofolio dalam jumlah besar.
Hal itulah yang membuat pergerakan IHSG berpotensi tetap bergerak fluktuatif dalam beberapa hari ke depan. (nsp)