news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi saham BBCA..
Sumber :
  • Istimewa

Saham BBCA Tiba-Tiba Melonjak Hampir 3 Persen, Asing Borong Rp201 Miliar di Awal Perdagangan

Saham BBCA melonjak hampir 3 persen pada sesi I perdagangan Senin. Net buy investor mencapai Rp201 miliar dan harga saham tembus Rp6.075.
Senin, 25 Mei 2026 - 17:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA melompat tajam pada sesi I perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/5/2026).

Di sekitar pukul 09.50 WIB, saham BBCA tercatat naik 2,97 persen ke level Rp6.075 per saham. Kenaikan tersebut membuat saham bank swasta terbesar di Indonesia itu menjadi salah satu perhatian utama pelaku pasar pada perdagangan pagi ini.

Lonjakan saham BBCA terjadi setelah dalam dua hari perdagangan sebelumnya saham tersebut terus ditutup di zona merah.

Kembalinya saham BBCA ke jalur hijau langsung memicu peningkatan aktivitas transaksi di pasar.

Nilai Transaksi BBCA Tembus Rp594 Miliar

Berdasarkan data perdagangan sesi I, sebanyak 99,03 juta saham BBCA telah diperdagangkan.

Sementara frekuensi transaksi mencapai 8.500 kali dengan total nilai transaksi sebesar Rp594,69 miliar.

Tingginya nilai transaksi memperlihatkan minat beli investor kembali meningkat terhadap saham emiten perbankan milik Grup Djarum tersebut.

Pergerakan saham BBCA bahkan langsung melampaui proyeksi target terdekat yang sebelumnya diperkirakan sejumlah analis pasar.

BBCA Jadi Saham dengan Net Buy Tertinggi

Berdasarkan data Stockbit Sekuritas saat berita ini disusun, saham BBCA menjadi emiten dengan nilai net buy tertinggi dibanding saham lain di pasar.

BBCA mencatat net buy sebesar Rp201,1 miliar pada perdagangan Senin pagi.

Besarnya aksi beli tersebut menunjukkan investor masih menjadikan saham BBCA sebagai salah satu pilihan utama di tengah pergerakan pasar saham yang fluktuatif.

Aksi beli besar-besaran juga menjadi sinyal kuat meningkatnya optimisme pasar terhadap pergerakan saham sektor perbankan, khususnya saham bank jumbo.

Saham BBCA Lampaui Target Analis

Sebelumnya, CGS International Sekuritas Indonesia dalam riset perdagangan Senin (25/5/2026) memperkirakan target terdekat saham BBCA berada di kisaran Rp5.975 hingga Rp6.050.

Namun, saat perdagangan sesi I berlangsung, harga saham BBCA justru berhasil menembus level tersebut dan bergerak ke Rp6.075.

Kondisi itu membuat pergerakan saham BBCA berada di luar proyeksi awal analis.

Dalam catatan teknikalnya, CGS International Sekuritas Indonesia juga menyebut saham BBCA memiliki area support di rentang Rp5.750 hingga Rp5.825.

“BBCA memiliki support di 5.750-5.825. Target dekat di 5.975-6.050,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam riset perdagangan Senin.

BBCA Berbalik Arah Setelah Dua Hari Melemah

Kenaikan saham BBCA pada perdagangan hari ini sekaligus menghentikan tren pelemahan yang terjadi dalam dua hari bursa sebelumnya.

Sebelum rebound pada Senin pagi, saham BBCA sempat mengalami tekanan dan ditutup melemah secara beruntun.

Namun, derasnya aksi beli investor membuat saham BBCA berbalik arah dan kembali menguat mendekati level psikologis Rp6.100 per saham.

Pergerakan ini juga menjadi sorotan karena BBCA termasuk salah satu saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia.

Investor Pantau Pergerakan Saham Bank Jumbo

Penguatan BBCA pada awal pekan menjadi perhatian pelaku pasar karena sektor perbankan masih menjadi salah satu motor utama pergerakan indeks saham nasional.

Saham bank jumbo seperti BBCA kerap menjadi acuan investor dalam melihat arah pergerakan pasar secara keseluruhan.

Selain faktor teknikal, tingginya aksi beli juga memperlihatkan kepercayaan investor terhadap fundamental perseroan yang masih dinilai kuat di tengah kondisi pasar yang dinamis.

Dengan lonjakan hampir 3 persen di sesi I perdagangan, saham BBCA kini kembali masuk radar utama investor dan trader jangka pendek di Bursa Efek Indonesia. (nsp)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:40
02:51
04:08
01:05
05:05
01:41

Viral