- tvOnenews - Abdul Gani Siregar
Jelang Idul Adha Harga Cabai Merangkak, Minyakita Naik, Mendag Klaim Pangan Masih Terkendali
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah memastikan harga pangan nasional masih terkendali menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, meski sejumlah komoditas mulai menunjukkan kenaikan harga di pasar.
Kenaikan paling terasa terjadi pada cabai dan minyak goreng, sementara wilayah Indonesia Timur disebut masih menghadapi tekanan distribusi yang memicu lonjakan harga di beberapa daerah.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, pemantauan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) menunjukkan kondisi harga pangan secara umum masih berada dalam batas aman dan relatif sesuai dengan harga acuan pemerintah.
“Itu harga yang saya baru cek di SP2KP. Di SP2KP tadi MinyaKita harganya Rp15.854. Kemudian telur harganya Rp27.000/kg,” jelas Budi di Kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).
Pemerintah juga mencatat harga daging sapi masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP). Saat ini harga daging sapi tercatat Rp137.000 per kilogram, lebih rendah dibanding batas acuan Rp140.000 per kilogram.
Di sisi lain, harga cabai mulai bergerak naik seiring meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan. Meski demikian, Budi menilai kenaikan tersebut masih dalam kategori wajar.
“Harga cabai masih wajar di level Rp55.000/kg,” ujar Budi.
Namun pemerintah mengakui tidak semua wilayah menikmati stabilitas harga yang sama. Beberapa daerah, terutama kawasan timur Indonesia seperti Papua, masih mengalami harga pangan yang lebih tinggi akibat hambatan distribusi.
“Jadi, harga stabil. Memang yang mungkin di daerah-daerah seperti Papua, ada beberapa komoditas yang tinggi, karena kita minta kepada para supplier untuk memasok, terutama yang di daerah-daerah. Tapi semua terkendali,” kata Budi.
Data SP2KP Kementerian Perdagangan per 22 Mei 2026 menunjukkan tekanan harga mulai terjadi pada sejumlah komoditas utama. Harga MinyaKita naik tipis 0,02 persen dari Rp15.851 menjadi Rp15.854 per liter.
Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng sawit curah yang naik 0,21 persen menjadi Rp19.645 per liter, serta minyak goreng kemasan premium yang naik 0,09 persen menjadi Rp22.208 per liter.
Sementara itu, harga cabai rawit merah tercatat melonjak 1,28 persen menjadi Rp67.518 per kilogram. Cabai merah besar naik 0,92 persen menjadi Rp50.465 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting meningkat 0,68 persen menjadi Rp46.942 per kilogram.