news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto daalm Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026)..
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Prabowo Gaungkan Kebangkitan Koperasi, Minta Rakyat Harus Jadi Pelaku Utama Ekonomi Nasional

Pidato Upacara Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa ekonomi Pancasila bukan ekonomi yang hanya menguntungkan kelompok tertentu.
Senin, 1 Juni 2026 - 14:32 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah pembangunan ekonomi Indonesia harus kembali berpijak pada cita-cita para pendiri bangsa dengan memperkuat koperasi, usaha kecil dan menengah (UKM), serta menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Pesan itu disampaikan Prabowo saat memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).

Dalam pidatonya, Presiden menekankan bahwa ekonomi Pancasila bukan ekonomi yang hanya menguntungkan kelompok tertentu, melainkan ekonomi yang menempatkan rakyat sebagai pemegang peran utama dalam pembangunan nasional.

Menurut Prabowo, fondasi ekonomi Indonesia telah dirancang secara jelas oleh para pendiri bangsa dan tertuang dalam konstitusi negara, khususnya Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

“Ekonomi Pancasila adalah ekonomi yang egaliter, ekonomi kerakyatan. Ekonomi kita berdasarkan rancang bangun strategi yang dibuat oleh pendiri-pendiri bangsa kita, oleh Bung Karno, Bung Hatta, Bung Sjahrir, dan semua pendiri-pendiri bangsa kita,” kata Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa amanat konstitusi mengharuskan perekonomian nasional dibangun melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, bukan semata-mata berdasarkan kepentingan individu atau kelompok.

“Tertuang dengan sangat jelas dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, di mana sangat jelas diamanatkan bahwa perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan,” ujarnya.

Dalam kerangka tersebut, Prabowo menempatkan koperasi sebagai instrumen penting untuk memperkuat ekonomi rakyat. Ia menilai koperasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi ketimpangan ekonomi.

“Karena itu, koperasi harus diperkuat, koperasi harus bangkit. Koperasi adalah salah satu alat untuk mengangkat rakyat kita dari keadaan kemiskinan dan ketidakberdayaan,” tegasnya.

Selain koperasi, Presiden juga mendorong penguatan sektor usaha kecil dan menengah yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Di saat yang sama, desa didorong menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi agar pembangunan tidak hanya terpusat di kota-kota besar.

“Usaha kecil dan menengah harus kita perkuat, dan desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” katanya.

Prabowo menegaskan bahwa orientasi pembangunan nasional harus menempatkan rakyat sebagai subjek utama yang menentukan arah kemajuan bangsa.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:57
01:20
01:08
07:06
01:21
01:13

Viral