news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Diskusi yang diselenggarakan oleh Kadin Komite Bilateral UK dan Irlandia dalam rangka Indonesia Critical Minerals Conference 2026..
Sumber :
  • Kadin UK

Hilirisasi Nikel Jadi Perhatian Global, Kadin Dorong Standar Keberlanjutan yang Lebih Berkelas

Kadin UK-Irlandia mendorong standar hilirisasi nikel yang lebih berkelas untuk menjawab tantangan pasar global semakin menuntut bukti nyata atas penerapan prinsip keberlanjutan.
Kamis, 4 Juni 2026 - 15:54 WIB
Reporter:
Editor :

Sementara itu, Co-head of Responsible Sourcing Glencore, Ilse Schoeters, menilai perbedaan mendasar antara Indonesia dan negara-negara dengan industri pertambangan yang lebih matang terletak pada usia industri serta pengalaman penerapan standar ESG yang lebih panjang.

“Industri nikel Indonesia berkembang dalam kecepatan yang luar biasa. Dalam waktu kurang dari satu dekade, kawasan industri dan rantai nilai yang kompleks telah tumbuh dengan sangat cepat. Kami melihat ada perusahaan yang sudah menunjukkan kemajuan dalam mengintegrasikan ESG ke dalam operasionalnya, sementara beberapa yang lain masih dalam proses membangun sistem yang diperlukan,” ujarnya.

Di tengah pesatnya pertumbuhan industri nikel nasional, kemampuan perusahaan dalam menunjukkan kinerja keberlanjutan secara transparan dan terukur dinilai akan semakin menentukan daya saing di pasar global.

Community Outreach Coordinator IRMA, Andre Barahamin, mengatakan pengakuan internasional terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab sangat bergantung pada komitmen perusahaan untuk menjalani proses evaluasi yang terbuka dan independen.

“Transparansi bukan tentang membuka ruang untuk saling menyalahkan, tetapi memberikan fondasi yang sama bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memahami kemajuan yang telah dicapai dan perbaikan yang masih perlu dilakukan. Audit independen dapat membantu perusahaan memetakan langkah perbaikan secara lebih jelas sekaligus membangun kepercayaan dengan masyarakat, investor, dan pasar global,” kata Andre. (rpi)

 

Berita Terkait

1 2
3
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

16:01
00:57
00:53
05:22
01:12
07:33

Viral