news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kadin Indonesia Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri..
Sumber :
  • Kadin Indonesia

Kelas Menengah dan Daya Beli Masyarakat Perlu Diperkuat, Kadin Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

Kadin menyoroti adanya kesenjangan yang perlu diatasi agar permintaan domestik dapat tumbuh lebih kuat. Salah satu strateginya adalah dengan mendorong UMKM masuk rantai pasok industri.
Jumat, 5 Juni 2026 - 00:16 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Institute (KII) bersama Katadata menggelar forum "KII 8% Club: Bedah Katadata Indonesia Middle Class Insight (KIMCI) 2026 dan Implikasinya bagi Dunia Usaha" di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Kamis (4/06/2026).

Dalam forum ini, Wakil Ketua Umum Bidang Kebijakan Makro-Mikro Ekonomi Kadin Indonesia Aviliani, menegaskan bahwa penguatan daya beli masyarakat menjadi salah satu kebutuhan utama dunia usaha saat ini.

Menurutnya, meskipun tingkat konsumsi masyarakat masih relatif tinggi, terdapat kesenjangan yang perlu mendapat perhatian agar permintaan domestik dapat tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

“Dari sisi pengusaha, tentu kami menginginkan demand yang jauh lebih baik. Karena itu diperlukan kerja sama antara dunia usaha, masyarakat, dan pemerintah untuk mendorong peningkatan permintaan serta memperkuat aktivitas ekonomi,” ujar Aviliani.

Salah satu langkah yang dinilai dapat dilakukan adalah memperluas keterlibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rantai pasok industri nasional. Aviliani menjelaskan bahwa Kadin Indonesia telah melakukan kajian mengenai pengembangan model kolaborasi yang memungkinkan UMKM menjadi bagian dari supply chain perusahaan-perusahaan anggota Kadin.

Menurutnya, hasil kajian tersebut kini perlu ditindaklanjuti melalui implementasi yang didukung berbagai insentif dari pemerintah agar tercipta daya tarik bagi UMKM maupun perusahaan besar untuk menjalin kemitraan yang lebih erat.

“UMKM merupakan sektor yang menyerap banyak tenaga kerja. Jika mereka dapat terhubung dengan rantai pasok industri yang lebih besar, maka manfaat ekonominya akan sangat luas. Namun proses ini membutuhkan pembinaan, peningkatan kapasitas, dan waktu yang cukup panjang agar kualitas UMKM semakin baik,” katanya.

Aviliani menambahkan, keberhasilan UMKM untuk naik kelas dan menjadi bagian dari rantai nilai global (global value chain) tidak hanya akan memperkuat daya saing usaha nasional, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kelas menengah Indonesia.

“Ketika UMKM naik kelas dan terintegrasi dalam global value chain, maka pendapatan masyarakat akan meningkat. Pada akhirnya, hal itu akan memperkuat kelas menengah dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas,” ujarnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

16:01
00:57
00:53
05:22
01:12
07:33

Viral