news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi IHSG..
Sumber :
  • Antara

IHSG Dibuka Anjlok 1,94 Persen pada Perdagangan 8 Juni 2026, Ikuti Bursa Asia dan Wall Street yang Kompak Melemah

Pada pembukaan perdagangan Senin, 8 Juni 2026, IHSG dibuka anjlok 108 poin atau 1,94 persen di level 5.486.
Senin, 8 Juni 2026 - 09:38 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pada pembukaan perdagangan Senin, 8 Juni 2026, IHSG dibuka anjlok 108 poin atau 1,94 persen di level 5.486.

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi IHSG berpotensi rebound pada perdagangan hari ini.

"IHSG berpotensi tes support di 5.450-5.500. Jika kuat di support tersebut, IHSG berpotensi rebound," terang Fanny dalam riset hariannya, Senin (8/6/2026). 

Fanny mengatakan Bursa Asia kompak melemah pada perdagangan Jumat, 5 Juni 2026. Adapun Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,31 persen dan Topix turun 0,07 persen.

Hang Seng Hong Kong melemah 1,15 persen, Taiex Taiwan turun 1,33 persen dan ASX 200 Australia terkoreksi 0,70 persen.

Indeks Kospi dan Kosdaq Korea Selatan memimpin penurunan dimana masing-masing anjlok sebesar 5,54 persen dan 4,51 persen.

Sementara itu, FTSE Straits Times turut melemah 0,35 persen, sedangkan FTSE Malay KLCI berhasil menguat 0,60 persen.

Pelemahan Korea Selatan memimpin di kawasan tersebut dan mengikuti penurunan saham teknologi Wall Street sebelumnya dengan saham-saham besar Samsung dan SK Hynix masing-masing anjlok 13,9 dan 9,9 persen.

Di lain sisi, indeks-indeks saham Wall Street ditutup anjlok pada perdagangan Jumat, 5 Juni 2026. 

Indeks-indeks tersebut ditutup anjlok setelah aksi jual besar-besaran menghantam saham-saham semikonduktor dan teknologi.

Indeks Nasdaq Composite turun 4,18 persen, S&P 500 melemah 2,64 persen dan Dow Jones Industrial Average berkurang 1,35 persen. 

Di sisi emiten, saham Broadcom turun hampir 8 persen, Marvell Technology turun lebih dari 16 persen dan Intel dan Advanced Micro Devices (AMD) masing-masing turun sekitar 11 persen. 

"Support IHSG berada di level 5.450-5.500, sementara resist IHSG di rentang 5.680-5.800," katanya. (Mohammad Yudha Prasetya/VIVA/nsi)

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:30
01:19
05:45
02:19
01:35
01:28

Viral