- Pertamina
Wadirut Pertamina Tekankan Urgensi Kolaborasi Lintas Bisnis Guna Perkuat Ketahanan Energi
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza, menekankan krusialnya sinergi antar-subholding dan unit bisnis di lingkungan Pertamina demi menjaga ketahanan energi nasional.
Hal ini menjadi perhatian utama mengingat tingginya konsumsi energi di wilayah Pulau Jawa.
Pesan tersebut disampaikan Oki saat melakukan agenda Management Walkthrough (MWT) ke sejumlah titik operasi di Jawa pada Jumat (5/6).
Lokasi yang dikunjungi meliputi Early Production Facilities (EPF) Struktur Akasia Prima (AKP) milik PT Pertamina EP, Onshore Processing Facility (OPF) Balongan yang dikelola PHE ONWJ, hingga Kilang Balongan milik Pertamina Patra Niaga.
Dalam arahannya, Oki menggarisbawahi bahwa semangat "One Pertamina" harus menjadi landasan bagi seluruh entitas.
Menurutnya, dengan bergerak bersama, berbagai tantangan operasional yang muncul di lapangan dapat diselesaikan dengan lebih efektif dan kolektif.
“Pertamina adalah satu kesatuan. Kalau ada masalah, kita selesaikan bersama-sama. Kita cari solusinya bersama dengan semangat One Pertamina,” kata Oki.
Ia menilai Pulau Jawa merupakan wilayah dengan kebutuhan energi terbesar di Indonesia sehingga diperlukan kolaborasi yang kuat dari sektor hulu hingga hilir.
Sinergi tersebut tidak hanya diperlukan untuk meningkatkan produksi minyak, tetapi juga memastikan pasokan gas bumi bagi masyarakat dan industri tetap terjaga.
“Klaster Jawa memiliki kebutuhan energi yang sangat besar. Karena itu, seluruh lini harus bersinergi, mulai dari hulu hingga hilir, baik dalam memenuhi kebutuhan minyak maupun gas bumi,” ujarnya.
Kilang Balongan merupakan kilang dengan kompleksitas paling tinggi yang dimiliki oleh Pertamina. Kilang dengan kapasitas pengolahan mencapai 150 ribu barrel per hari ini mampu menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi.
Produk BBM yang dihasilkannya terutama ditujukan untuk memenuhi kebutuhan BBM di Jawa Bagian Barat.
Sementara lapangan Jatibarang adalah bagian dari aset strategis hulu migas Pertamina EP, salah satu anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi, dengan wilayah operasi yang mencakup tiga kabupaten, yakni Indramayu, Cirebon, dan Majalengka.
Pengembangan struktur Akasia Prima di lapangan ini merupakah salah satu langkah untuk memperkuat pencapaian ketahanan energi nasional.