news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Sumber :
  • ANTARA

IHSG Melesat 5,03 Persen, Analis: Risiko Pasar Mereda

IHSG ditutup menguat 302,08 poin atau 5,03 persen ke posisi 6.309,73, pada perdagangan sesi I di Senin (15/06).
Senin, 15 Juni 2026 - 14:34 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com-IHSG ditutup menguat 302,08 poin atau 5,03 persen ke posisi 6.309,73, pada perdagangan sesi I di Senin (15/06). Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajnawi mengatakan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipicu oleh membaiknya risk sentiment (sentimen risiko) investor seiring dilakukannya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran. "Dan alasannya kembali ke itu, risk sentimen-nya membaik karena dari sisi global geopolitik ada berita positif” ujar Arjun saat dihubungi oleh Antara di Jakarta, Senin.

Arjun menjelaskan, semua bursa saham global mengalami penguatan signifikan, yang mana investor merespon positif kesepakatan damai antara AS dengan Iran.

“Dari global ada sentimen positif melalui pengumuman gencatan dan pembukaan Selat Hormuz, pasar Asia semua rally,” ujar Arjun.

Alasannya, Ia menjelaskan, investor mulai mengalokasikan dananya ke aset berisiko (risk asset), seperti pasar saham termasuk di emerging market seperti Indonesia.

“Alasannya pasar naik itu gara-gara ini (AS-Iran), jadi jelas investor masuk ke saham karena saham naik hari ini,” ujar Arjun.

Sebagai informasi, Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan kesepakatan Amerika Serikat (AS) dengan Iran telah tercapai, dan Pakistan mempersiapkan penandatanganan elektronik perjanjian damai, diikuti oleh pembicaraan tingkat teknis setelahnya.

Penandatanganan kesepakatan damai tersebut, direncanakan secara resmi dilakukan pada 19 Juni 2026 di Swiss.

Adapun, kesepakatan mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz, pencabutan blokade angkatan laut AS terhadap Iran, pelepasan aset Iran senilai 25 miliar dolar AS yang dibekukan, serta komitmen Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir selama proses negosiasi final berlangsung

Dari dalam negeri, investor menantikan Global Market Accessibility Review dari MSCI dan rebalancing indeks FTSE pada Jumat (19/6), serta RDG Bank Indonesia pada Kamis (18/6) yang diperkirakan akan menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen.

Data penutupan perdagangan sesi I pada Senin (15/06), frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.928.752 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 33,25 miliar lembar saham senilai Rp17,20 triliun. Sebanyak 660 saham naik, 86 saham menurun, dan 70 tidak bergerak nilainya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:45
04:03
01:13
03:28
01:00
16:25

Viral