news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Kadin Dukung Langkah BI Naikkan Suku Bunga, Anindya Bakrie Tegaskan Demi Jaga Stabilitas Ekonomi

Kenaikkan suku bunga acuan atau BI Rate mendapat sambutan baik dari Kadin Indonesia. Ketum Kadin Anindya Bakrie menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya BI dalam menjaga stabilitas.
Jumat, 19 Juni 2026 - 18:15 WIB
Reporter:
Editor :

Modal Asing Mulai Masuk

Untuk meredam tekanan eksternal, BI telah memperkuat bauran kebijakan moneter sejak Mei 2026. Setelah menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin pada Mei dan 25 basis poin secara tidak terjadwal pada 9 Juni, BI kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada Rapat Dewan Gubernur Juni menjadi 5,75%.

Selain itu, BI memperkuat intervensi di pasar valas, menaikkan imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), memperluas operasi moneter, serta memberikan berbagai insentif guna menarik aliran modal asing masuk ke pasar keuangan domestik.

“Kebijakan yang kami tempuh mulai menunjukkan hasil positif. Aliran modal asing ke SRBI dan Surat Berharga Negara mulai meningkat, rupiah menguat, dan cadangan devisa tetap kuat,” kata Firman.

Inflasi juga masih terkendali. Pada Mei 2026 inflasi tercatat 3,08% secara tahunan, masih berada dalam kisaran sasaran BI sebesar 2,5% plus minus 1%.

Kredit Tumbuh Dua Digit

Di sisi pertumbuhan ekonomi, BI tetap menjalankan kebijakan makroprudensial yang akomodatif. Pertumbuhan kredit perbankan hingga Mei 2026 tercatat sekitar 11,5% secara tahunan, didorong oleh pembiayaan investasi dan program-program produktif pemerintah.

Untuk mempercepat intermediasi perbankan, BI terus memperbesar insentif Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang hingga Juni 2026 telah mencapai sekitar Rp418 triliun. Insentif tersebut diberikan kepada bank yang menyalurkan pembiayaan ke sektor prioritas seperti hilirisasi, UMKM, ketahanan pangan, perumahan, dan ekonomi hijau.

BI juga meningkatkan fleksibilitas pengelolaan likuiditas perbankan serta memperbesar batas Rasio Pendanaan Luar Negeri guna memperluas sumber pembiayaan bagi sektor produktif. (rpi)

 

Berita Terkait

1 2
3
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:58
05:02
16:09
01:12
01:57
03:26

Viral