- Pertamina
Dari 8.210 UMKM Perempuan, 350 Womenpreneur Terpilih Naik Kelas Jadi Mitra Binaan Pertamina Program PFpreneur
Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Wanita Patra (PWP) Pusat Priscilia Simon Mantiri mengapresiasi konsistensi Pertamina Foundation dalam menghadirkan ruang belajar dan ruang tumbuh bagi perempuan Indonesia.
"Ketika seorang perempuan berdaya, yang tumbuh bukan hanya dirinya. Keluarganya ikut bertumbuh, lingkungannya ikut berkembang, dan pada akhirnya bangsa ini pun ikut menjadi lebih kuat. Karena itu kami percaya bahwa investasi terbaik adalah investasi pada manusia, khususnya perempuan," kata Priscilia.
Menurutnya, 350 womenpreneur yang terpilih merupakan bukti bahwa perempuan Indonesia memiliki ketangguhan luar biasa dalam mengembangkan usaha sekaligus menjalankan berbagai peran dalam keluarga dan masyarakat.
"Energi bukan hanya tentang sumber daya yang menggerakkan kehidupan tetapi juga hadir dalam diri manusia. Dan saya melihat energi itu ada di para womenpreneur yang memiliki semangat untuk terus belajar, terus berusaha, dan terus berani melangkah maju," tambahnya.
Setelah dari program PFpreneur, para womenpreneur terpilih berkesempatan untuk mengikuti pembinaan UMKM Pertamina lanjutan, yakni UMK Academy.
"Menjadi bagian dari PFpreneur adalah sebuah pencapaian, tetapi yang lebih penting adalah menjaga semangat untuk terus belajar. Pertamina melalui program TJSL telah menyiapkan jalur pembinaan berkelanjutan, yakni UMK Academy agar para pelaku UMKM terus berkembang menjadi pengusaha yang berdaya saing dan memberikan dampak bagi lingkungan sekitarnya," pesan Emma.
Rasa syukur disampaikan oleh Pemilik usaha merek Genah, Shaskia Yasmin Susthira, yang memperoleh apresiasi Best Sustainable Product dengan produk tas bermotif budaya Indonesia dari upcyling kain.
"Alhamdulillah lolos menjadi binaan Pertamina melalui program PFpreneur. Terima kasih atas materi pembelajaran yang diberikan sehingga usaha dan diri saya sebagai wirausaha semakin berkembang," tutup Shaskia. (rpi)