news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi buruh atau kelas pekerja..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio

Dasco Langsung Telepon Dirut Pertamina, KSPSI Ungkap 55 Ribu Buruh Terancam PHK Minggu Depan: Ini Sangat Mengerikan!

KSPSI melapor ke Sufmi Dasco bahwa ada dua industri yang mengalami kesulitan produksi imbas kenaikan harga gas, yakni pabrik Milenium Keramik dan Mulia Keramik.
Selasa, 23 Juni 2026 - 15:53 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Badai pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat kenaikan harga gas industri, mengancam puluhan ribu buruh pabrik,

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, melaporkan minggu depan akan ada 55.000 buruh yang berpotensi kena PHK 

Hal tersebut disampaikan Andi Gani di hadapan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam acara Rakernas KSPSI di Jakarta Pusat, pada Selasa (23/8/2026).

Disampaikan bahwa ada dua industri yang mengalami kesulitan produksi imbas kenaikan harga gas, yakni pabrik Milenium Keramik dan Mulia Keramik

"Minggu depan, maksimal sepuluh hari ke depan, 55.000 orang ter-PHK. Ini menjadi kekhawatiran kita semua karena gas industri," kata Andi Gani.

Oleh karena itu, KSPSI berharap agar pemerintah bisa segera mencari jalan keluar secepatnya terkait ancaman PHK massal tersebut.

"Ini menjadi kemirisan buat kita semua karena itu saya minta Bang Dasco yang bisa mencari jalan cepat keluar masalah gas industri karena harga gas itu dari 6 dolar, sekarang per hari ini sudah 23 dolar," ujar Andi Gani.

"Jadi ini sangat mengerikan. Sebentar lagi menyusul tekstil, pokoknya yang makai gas industri pasti akan berat," imbuhnya.

Merespons laporan tersebut, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad tanpa berlama-lama langsung menghubungi Dirut PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri melalui sambungan telepon.

Ia menyampaikan laporan KSPSI kepada Simon terkait ancaman PHK terhadap 55.000 pegawai dari dua perusahaan tersebut.

"Pak Dirut Pertamina ini saya lagi di Rakernas KSPSI. Saya tadi ditanyakan mengenai masalah gas industri. Jadi saya tadi udah rancang pidato cuman buyar semua nih gara-gara soal gas," ujar Dasco.

"Jadi pertama-tama saya sebelum pidato saya mau tanya dulu bagaimana nih soal gas industri apakah ada jalan keluar," sambungnya. 

Simon lantas menegaskan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pertamina Gas Negara (PGN) untuk melakukan penyesuaian terkait harga LNG.

"Kita tentunya lakukan yang terbaik Pak Dasco agar supaya segera ada perbaikan dan tentunya untuk mendukung juga teman-teman di industri dengan harga yang-yang sesuai," jelasnya. 

Mendengar hal itu, Dasco meminta agar PT Pertamina segera mencari jalan keluar terkait harga gas industri tersebut. Tujuannya, agar 55.000 buruh tetap aman dan bisa bekerja kembali seperti semula.

"Begini Pak Simon, jadi dalam berapa hari ini ini sudah ada ancaman PHK. Jadi mungkin kita musti cari jalan keluar atau kemudian juga yang dalam waktu dekat PHK ini juga harus kita mitigasi," tuturnya. 

Ia lantas meminta agar segera dilakukan pertemuan dalam waktu dekat untuk membahas persoalan harga gas industri tersebut. 

"Mungkin kita bisa duduk sehari-dua hari ini juga dengan perwakilan dari teman-teman buruh, satu-dua, nanti mewakili supaya kita bisa cari jalan keluar," jelasnya. (VIVA/rpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

15:03
01:27
01:19
06:15
01:21
02:23

Viral