- ANTARA
Blok M Kini Jadi Episentrum Ekonomi Kreatif Jakarta
Jakarta, tvOnenews.com - Kawasan Blok M kembali menunjukkan geliatnya sebagai pusat ekonomi kreatif dan ruang berkumpul anak muda Jakarta. Tidak hanya dikenal sebagai destinasi kuliner dan hiburan, kawasan ini kini juga semakin ramai menjadi lokasi berbagai aktivitas industri fashion lokal yang menyasar pasar Gen Z hingga pelaku jasa titip (jastip).
Fenomena tersebut terlihat dalam gelaran bazar fashion lokal Glamlocal Mid Year Sale yang berlangsung di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, pada 1–5 Juli 2026. Acara ini menghadirkan sekitar 150 brand lokal dari berbagai daerah seperti Jabodetabek, Medan, Semarang, hingga Yogyakarta.
Koordinator Glamlocal, Rizky Azhar, mengatakan pemilihan Blok M sebagai lokasi acara didasarkan pada perubahan kawasan tersebut yang kini berkembang menjadi pusat ekspresi dan gaya hidup anak muda.
"Blok M saat ini menjadi ikon tempat orang untuk berekspresi, khususnya bagi Gen Z dan milenial. Kami ingin ikut join the hype di sini. Dengan area seluas 3.000 meter persegi, tempat ini menjadi pusat fashion dan kuliner yang sangat strategis," ujar Rizky ditemui saat gelaran bazar Glamlocal.
Menurutnya, tren fashion lokal saat ini mengalami perkembangan signifikan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap produk dalam negeri. Karena itu, proses kurasi tenant dan produk menjadi penting agar sesuai dengan kebutuhan pasar.
"Kurasi produk kami lakukan secara tepat, baik dari sisi pemilihan venue, target market yang mau sasar, hingga tren baju yang sedang naik daun. Saat ini tren seperti motif polkadot, crop jacket, dan penggunaan apron lace yang sopan namun mempercantik tampilan sedang sangat digandrungi. Semua itu bisa ditemukan di sini," jelasnya.
Tidak hanya menjadi tempat transaksi ritel, bazar fashion lokal kini juga berkembang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang melibatkan UMKM, jasa logistik, pembayaran digital, hingga pelaku jastip yang jumlahnya terus bertambah.
Rizky menyebut konsep bazar tahun ini dibuat lebih besar untuk menjangkau pasar baru sekaligus memberikan ruang lebih luas bagi brand lokal berkembang.
"Ini pertama kalinya kami hadir di sini dengan konsep mobile bazar, yang bertujuan untuk mendekatkan diri ke segmen pasar yang baru. So far berjalan lancar tanpa kendala berarti dan traffic pengunjungnya luar biasa," ungkapnya.
"Konsep kali ini adalah full bazar dengan jumlah tenant paling banyak, mencapai 150 brand yang berasal dari Jabodetabek, Medan, Semarang, hingga Yogyakarta. Banyak sekali brand top-notch yang kami ajak kerja sama dengan variasi harga yang luas, mulai dari Rp150 ribu sampai Rp1 juta, sehingga semua kelas masuk. Produk hijab brand, tas, sepatu, dan aksesori juga semakin banyak yang bergabung dengan diskon hingga 70 persen," katanya.
Selain itu, berbagai fasilitas tambahan seperti area bermain anak hingga layanan pendukung untuk pengunjung dan pelaku jastip juga disiapkan untuk meningkatkan kenyamanan selama acara berlangsung.
"Yang membedakan dari gelaran sebelumnya, kali ini kami memberikan banyak fasilitas tambahan. Mulai dari area playground yang lebih luas untuk kenyamanan ibu yang membawa anak, hingga layanan hair spa gratis dengan minimal belanja tertentu," tambah Rizky.
Menurut Rizky, keberadaan bazar semacam ini diharapkan mampu membantu perputaran ekonomi industri fashion lokal sekaligus membuka pasar lebih luas bagi brand-brand UMKM.
“Harapan kami, kehadiran Glamlocal di Blok M bisa memberikan dampak dan manfaat yang nyata untuk para pelanggan dan seluruh tim terlibat. Kami ingin roda perekonomian industri fashion lokal terus berputar," tutup Rizky. (cmi)