news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor ekonomi kreatif dengan menghadirkan tiga mitra binaan pada pameran Puspa Nuswantara 2026..
Sumber :
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)

BNI Boyong Mitra Binaan Batik ke Pameran Puspa Nuswantara 2026, Dorong Ekonomi Kreatif

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor ekonomi kreatif dengan menghadirkan tiga mitra binaan pada pameran Puspa Nuswantara 2026. 
Jumat, 10 Juli 2026 - 14:19 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor ekonomi kreatif dengan menghadirkan tiga mitra binaan pada pameran Puspa Nuswantara 2026. 

Acara ini berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) selama lima hari, mulai tanggal 8 hingga 12 Juli 2026.

Kehadiran BNI dalam ajang ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat peran UMKM serta melestarikan warisan budaya batik

Melalui dukungan ini, BNI berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi kreatif nasional secara berkelanjutan.

Puspa Nuswantara 2026 mengusung tema “Rupa Makna Tambal Nusantara” sebagai simbol keberagaman, kekuatan, dan harapan. 

Pameran ini juga membawa tagline “Asli Batiknya, Asli Harganya, dan Asli Perajinnya” untuk memperkuat posisi batik asli Indonesia sekaligus mendekatkan perajin kepada masyarakat.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, keikutsertaan mitra binaan BNI dalam Puspa Nuswantara merupakan upaya perseroan memperluas akses promosi dan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM batik dan kriya lokal.

“Melalui keikutsertaan dalam Puspa Nuswantara, BNI ingin memperkenalkan para perajin batik binaan kepada masyarakat dan pencinta batik Nusantara. Kami juga ingin memperluas peluang kolaborasi sehingga produk-produk unggulan UMKM binaan dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Dari tiga mitra binaan yang dihadirkan, dua di antaranya bergerak di sektor batik, yakni Kampoeng Laweyan dan Rumah BUMN Wonogiri. 

Kehadiran keduanya mencerminkan komitmen BNI dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkuat daya saing UMKM batik Indonesia.

Okki menjelaskan, Batik Kampoeng Laweyan dipilih karena merupakan salah satu pelopor industri eco-batik. Pelaku usaha ini telah beralih menggunakan malam atau lilin berbahan dasar minyak sawit dalam proses produksinya.

Inovasi tersebut didukung oleh CECT Universitas Trisakti dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). 

Penggunaan malam berbahan dasar minyak sawit menjadi alternatif bagi lilin kimia konvensional sehingga proses produksi batik dapat lebih aman, bersih, dan ramah lingkungan.

Selain Kampoeng Laweyan, BNI juga menghadirkan Batik Kalimasada dari Purwantoro, Wonogiri.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:04
05:40
07:17
01:37
01:48
04:59

Viral