- tvOnenews/Sumiyati.
Istri Menteri UMKM Sebut Pajak UMKM Online Sedang Diproses Turun dari 20 ke 8 Persen, Kapan Realisasinya?
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menyatakan tengah mendorong penurunan beban pajak bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan melalui platform digital.
Ketua Bidang Kementerian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) sekaligus Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian UMKM, Tina Astari, mengatakan upaya tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah di tengah tekanan ekonomi yang dirasakan pelaku usaha.
Pernyataan itu disampaikan Tina saat menghadiri pembukaan ajang bazar fesyen dan kuliner Glamlocal Mid Year Sale di Trans Convention Centre, Bandung, Rabu (29/7/2026). Menurutnya, pemerintah memahami tantangan yang dihadapi UMKM, terutama mereka yang mengandalkan penjualan melalui e-commerce.
"Nah kemarin kita sudah support dengan cara bagaimana kita memperjuangkan pajak untuk para UMKM yang online-online itu diturunkan. Dari angka 20 menjadi 8 itu sangat sangat perjuangan yang juga tidak mudah ya. Angka 20 persen ke 8 persen itu kan bagi para pengusaha UMKM juga sangat-sangat berdampak besar, karena mungkin 20 persen itu terasa besar. Tapi ketika sudah kita perjuangkan, itu salah satu yang sudah dilakukan oleh kementerian," katanya.
Selain isu perpajakan, istri Menteri UMKM, Maman Abdurrahman itu mengatakan Kementerian UMKM juga tengah memperkuat dukungan melalui platform Sapa UMKM, yang ditujukan untuk mempermudah pelaku usaha mengakses berbagai layanan, mulai dari legalitas usaha hingga pendampingan digitalisasi.
"Lalu juga kementerian, kita sudah membuat yang namanya Sapa UMKM. Sapa UMKM itu platform yang mempermudah para UMKM untuk menjangkau semuanya. Contoh misalnya masalah legalitas. Yang tadinya para UMKM mungkin sulit apa segala macam, bisa," pungkasnya.
"Lalu kita juga membantu para UMKM untuk digitalisasi yang tadinya jualan secara offline susah jualannya, pembelinya susah dapat. Lalu dengan mereka belajar untuk mereka live, jualan di e-commerce, sehingga tidak tidak hanya nunggu pembeli datang, tapi mereka menjemput bola dengan bisa jualan secara online. Kita juga memberikan fasilitas di kantor, jika siapapun yang ingin belajar untuk digital, untuk bikin konten, itu kita dengan dengan senang hati setiap hari kita menerima siapapun yang butuh. Pasti support-nya akan 100 persen untuk UMKM bisa maju lagi," bebernya.
Meski demikian, kebijakan penurunan pajak tersebut disebut masih dalam proses implementasi. Founder Glamlocal, Rizky Azhar, mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Kementerian UMKM terkait aspirasi pelaku usaha mengenai biaya dan beban di platform digital.
"Nah, jadi memang bulan lalu, dari pihak Kementerian UMKM minta dari kita bersurat ke mereka untuk dirapatkan dengan DWP DPR gitu untuk membicarakan masalah si biaya-biaya ini. Alhamdulillah ada angin segar," ujarnya.
"Tapi apakah itu sudah ter-implementasi di lapangan atau belum? Mungkin masih prosesi, karena kan itu berkaitan sama regulasi, mereka juga enggak mungkin tiba-tiba langsung, pasti ada per tanggal berapa nanti baru berlaku secara penurunannya. Tapi memang sudah dibawa meeting sih di DPR dari surat kita," lanjutnya.
Saat ditanya apakah penurunan pajak tersebut sudah diterapkan di platform e-commerce, wanita yang akrab disapa Kiki itu menjawab bahwa proses regulasinya masih berjalan.
"Belum. Iya, sedang proses sih. Kita sih berharap itu bisa segeralah," harapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Tina juga mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan bazar Glamlocal yang diikuti lebih dari 150 merek lokal. Menurutnya, kegiatan semacam itu dapat menjadi ruang bagi UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.
"Tahun kemarin saya juga hadir di ICE BSD, Masya Allah acara ini luar biasa. Semoga acara ini tidak hanya menjadi ajang pameran saja, tetapi juga wadah ide kreativitas, membuka peluang yang lebih luas, dan membangun ekosistem supaya UMKM bisa naik kelas," tutur Tina.
"Saya bangga dengan anak muda sekarang yang koleksinya sangat mendukung kebutuhan wanita, mulai dari busana, perhiasan, skincare, hingga kuliner. Kurasinya bagus, dan hubungan dengan para jastiper sangat membantu menjual produk lebih luas lagi. Selamat untuk Glamlocal yang memasuki usia tiga tahun dan telah menggelar gelaran ke-29 ini. Kami dari pemerintah sangat mendukung agar UMKM kita semakin naik kelas," tutupnya. (cmi)