news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bersama BRI, Petani Kopi Asal Batang Sajikan Racikan Produk hingga Jangkau Pasar Dunia.
Sumber :
  • Istimewa

Bersama BRI, Petani Kopi Asal Batang Sajikan Racikan Produk hingga Jangkau Pasar Dunia

Berangkat dari kepeduliannya terhadap petani kopi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, ia pun berusaha merintis PT Kingkaf Makmur Sejahtera sejak tahun 2017...
Jumat, 31 Juli 2026 - 10:57 WIB
Reporter:
Editor :

Ika tidak lagi hanya memikirkan bagaimana menghasilkan produk yang baik, tetapi juga bagaimana mengelola transaksi, permodalan, pemasaran digital, hingga kapasitas produksi secara lebih tertata.

Pada fase inilah kehadiran BRI mulai menjadi bagian dari perjalanan pertumbuhan Kingkaf. Untuk menopang transaksi sehari-hari, Ika memanfaatkan layanan transfer dan QRIS BRI yang membantunya menerima pembayaran pelanggan secara cepat dan praktis. 

Ia juga menggunakan fasilitas pembiayaan mikro BRI untuk menjaga kelancaran operasional dan mendukung kebutuhan pengembangan usaha.

“QRIS sangat membantu karena transaksi penjualan dapat diproses dengan cepat. Untuk kebutuhan permodalan, proses pembiayaan mikro BRI juga mudah dan cepat sehingga mendukung operasional usaha kami,” ujarnya.

Namun, dukungan yang diterima Ika tidak berhenti pada akses transaksi dan pembiayaan. Melalui rekomendasi seorang rekan sesama pelaku UMKM, ia kemudian mengenal Rumah BUMN BRI Semarang pada tahun 2020 sebagai ruang bagi pelaku usaha untuk belajar, berkonsultasi, dan memperluas jaringan.

Ika pun memberanikan diri menghubungi pengurus Rumah BUMN BRI Semarang, memperkenalkan produknya, serta menceritakan tantangan yang dihadapi Kingkaf.

Dari pertemuan tersebut, ia mulai mengikuti berbagai pelatihan yang membantunya melihat bisnis dari sudut pandang yang berbeda.

“Petugas BRI sangat terbuka dan sangat ramah saat saya berminat masuk rumah pendampingan mereka. Di sana, saya merasa peran Rumah BUMN BRI Semarang sangat besar dalam mendukung perkembangan usaha saya. Dari berbagai pembelajaran yang diperoleh, pola pikir saya berubah. Menjual produk ternyata tidak cukup hanya dengan menawarkan kualitas, tetapi juga harus memberikan solusi bagi kebutuhan konsumen,” ungkap Ika.

Perubahan cara pandang tersebut kemudian memengaruhi berbagai aspek pengelolaan Kingkaf. Melalui pelatihan digitalisasi, manajemen keuangan, permodalan, legalitas produk, serta keikutsertaan dalam bazar dan kegiatan pemasaran, Ika mulai membangun bisnisnya dengan fondasi yang lebih kuat.

Baginya, Rumah BUMN BRI Semarang juga menghadirkan sesuatu yang tidak kalah penting, yaitu lingkungan yang membuat pelaku UMKM dapat tumbuh bersama. 

“Di Rumah BUMN BRI Semarang, kami dapat saling mendukung, bertukar pengalaman, dan membuka peluang kolaborasi. Jadi, bukan hanya belajar mengenai bisnis, tetapi juga bertumbuh bersama pelaku UMKM lainnya,” katanya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
05:14
09:09
02:51
04:26
01:13

Viral