- Dok. Kadin Indonesia
PMI Manufaktur Kembali Ekspansi, Kadin Sebut Sektor Industri Belum Bisa Dikatakan Pulih Sepenuhnya
Terkait prospek investasi, Saleh menegaskan bahwa kenaikan PMI pada Juli belum dapat diartikan sebagai sinyal pelaku usaha mulai melakukan ekspansi kapasitas produksi secara luas.
Menurutnya, keputusan investasi umumnya didasarkan pada prospek jangka panjang, bukan hanya perkembangan aktivitas bisnis dalam satu bulan.
"Belum dapat disimpulkan demikian hanya berdasarkan PMI Juli. Sebagai indikator jangka pendek, PMI lebih mencerminkan kondisi aktivitas bisnis saat ini dibandingkan keputusan investasi yang bersifat jangka panjang."
"Pelaku usaha diperkirakan masih akan mencermati keberlanjutan tren permintaan dalam beberapa bulan ke depan sebelum melakukan ekspansi kapasitas atau investasi baru. Oleh karena itu, diperlukan rangkaian data PMI dan indikator ekonomi lainnya untuk memastikan bahwa pemulihan benar-benar berkelanjutan," jelasnya.
Dengan demikian, ekspansi manufaktur memang diharapkan dapat terus berlanjut pada bulan-bulan mendatang. Jika konsistensi dalam peningkatan produksi, permintaan, investasi, serta membaiknya kondisi ekspor, maka sektor industri akan mampu menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi nasional pada paruh kedua 2026. (rpi)