news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

KSSK Nilai Stabilitas Keuangan RI Terjaga, Tapi Purbaya Ingatkan Tekanan Global Masih Tinggi

KSSK memastikan sistem keuangan Indonesia tetap stabil pada kuartal II-2026. Namun, Purbaya mengingatkan risiko global masih tinggi akibat geopolitik, energi, dan arus modal.
Senin, 3 Agustus 2026 - 18:29 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan stabilitas sistem keuangan Indonesia tetap terjaga pada kuartal II-2026 meski ketidakpastian ekonomi global masih membayangi.

Namun, pemerintah tetap mencermati berbagai risiko eksternal yang berpotensi memengaruhi perekonomian nasional.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kondisi sistem keuangan yang tetap stabil merupakan hasil koordinasi erat antarlembaga yang tergabung dalam KSSK.

"Hasil rapat KSSK menunjukkan bahwa kondisi fiskal, moneter, dan sistem keuangan tetap terjaga di sepanjang kuartal II-2026, di tengah konflik geopolitik yang meningkat dengan didukung oleh koordinasi yang erat antarotoritas," kata Menkeu Purbaya dalam konferensi pers di kantor LPS, kawasan SCBD, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Konferensi pers tersebut juga dihadiri Pelaksana Tugas Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, serta Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu.

Meski sistem keuangan nasional tetap stabil, Purbaya menegaskan KSSK masih mengantisipasi meningkatnya tekanan dari faktor eksternal yang terjadi sepanjang kuartal II-2026.

Risiko tersebut dipicu oleh eskalasi geopolitik, kenaikan harga energi dunia, volatilitas pasar keuangan global, serta tekanan terhadap nilai tukar dan arus modal.

"Tekanan eksternal dari sisi global pada kuartal II-2026 tercatat kembali meningkat, seiring dengan terjadinya eskalasi geopolitik, kenaikan harga energi tinggi, volatilitas pasar keuangan global, dan tekanan ke nilai tukar dan arus modal," ujar Menkeu.

Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa KSSK sendiri telah memastikan bahwa aspek ketahanan domestik cukup terjaga dengan baik, yang terlihat dari adanya sejumlah pertumbuhan.

Hal itu menurutnya dapat tercermin dari masih tinggi dan tetap terjaganya aktivitas ekonomi domestik, sebagai wujud dari kuatnya daya tahan perekonomian nasional.

Namun, Purbaya kembali menekankan bahwa hal itu tetap harus diiringi dengan kewaspadaan pada berbagai risiko eksternal. Utamanya bagi stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan nasional, guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi supaya tetap tinggi.

"Perekonomian domestik masih menunjukkan ketahanan, yang tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang tetap solid dan ketahanan sektor keuangan yang terjaga," ujarnya. (rpi)

VIVA/Praz

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:56
19:40
01:51
01:46
01:56
05:54

Viral