news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Terminal LPG Tanjung Sekong..
Sumber :
  • Dok. Pertamina

Terminal LPG Tanjung Sekong Raih Sertifikasi Terminal Hijau Pertama di Dunia, Dapat Label Bintang 2

Capaian Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina digadang adi tonggak penting bagi Indonesia dalam mendorong pengelolaan terminal energi yang ramah lingkungan.
Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:37 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.comPertamina kembali mencatatkan capaian penting dalam transformasi bisnis berkelanjutan. Terminal LPG Tanjung Sekong yang dikelola Pertamina Energy Terminal (PET), anak usaha PT Pertamina International Shipping (PIS), resmi meraih Green Terminal Label Certification (GTLC) bintang 2 dari Bureau Veritas (BV). 

Sertifikasi ini menjadikan Terminal LPG Tanjung Sekong sebagai terminal LPG pertama di Indonesia dan dunia yang memperoleh predikat tersebut.

Penyerahan sertifikat ini dilakukan dalam acara Closing Ceremony Green Terminal Label Certification, yang diselenggarakan di Grand Ballroom PIS, Rabu (5/8/2026).

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, mengatakan pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi Pertamina sekaligus Indonesia dalam mendorong pengelolaan terminal energi yang lebih ramah lingkungan. 

"Sertifikasi ini menjadi kebanggaan bagi Pertamina, dan juga bagi Indonesia karena pertama kalinya sebuah terminal LPG mendapatkan sertifikasi Green Terminal Label bintang 2. Ini menunjukkan transformasi Pertamina dalam membangun bisnis yang berkelanjutan bagi masa depan perusahaan maupun lingkungan," ujar Agung dalam keterangan resmi, Kamis (6/8/2026).

Pencapaian ini bernilai strategis karena standar Green Terminal diterapkan pada fasilitas energi dengan karakteristik risiko tinggi, terutama dalam kegiatan penyimpanan dan penanganan LPG. Sebagian besar terminal lain yang telah memperoleh sertifikasi GTLC merupakan pelabuhan umum atau terminal peti kemas. 

Sertifikasi tersebut juga kata Agung, menunjukkan kemampuan Pertamina dalam mengintegrasikan keandalan operasional dengan prinsip keberlanjutan.

“Pencapaian ini membuktikan bahwa Terminal LPG Tanjung Sekong tidak hanya beroperasi secara andal, tetapi juga telah menerapkan sistem operasional berkelanjutan yang mencakup aspek energi, lingkungan, digitalisasi, keselamatan, hingga komitmen terhadap pengurangan emisi karbon,” jelas Agung.

Salah satu pengembangan utama dalam program Green Terminal Tanjung Sekong adalah integrasi energi terbarukan melalui pemanfaatan energi surya dan rencana penggunaan hidrogen hijau. Pertamina tengah mengembangkan fasilitas produksi hidrogen hijau berbasis panas bumi oleh PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. di Ulubelu, Lampung, dengan kapasitas produksi hingga sekitar 100 kilogram per hari menggunakan teknologi elektrolisis Anion Exchange Membrane (AEM). 

Hidrogen tersebut direncanakan akan dimanfaatkan di Terminal LPG Tanjung Sekong sebagai bagian dari pengembangan ekosistem hidrogen Pertamina dari hulu hingga hilir. Integrasi energi dari sumber hidrogen hijau tersebut ditujukan untuk meningkatkan porsi pemanfaatan energi terbarukan pada kebutuhan listrik terminal. 

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:51
07:40
01:07
03:14
02:20
02:18

Viral