- Antara Foto
Emas Dunia Diprediksi Makin Kinclong, Pengamat Sebut Level Harga Capai US$4.493
Jakarta, tvOnenews.com – Harga emas dunia diproyeksikan kembali menguat pada awal pekan sekaligus melanjutkan tren kenaikan dalam sepekan ke depan.
Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan harga emas akan bergerak di rentang US$4.151-US$4.493 per troy ounce sepanjang pekan.
Ibrahim menilai sentimen pasar terhadap emas masih positif setelah perkembangan geopolitik di Timur Tengah.
Kondisi tersebut, ditambah perubahan pengelolaan keamanan di kawasan strategis Selat Hormuz, dinilai menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi pergerakan harga emas dunia.
“Nah, kita lihat bahwa untuk harga emas dunia sendiri kemungkinan dalam satu minggu ke depan ya itu range-nya itu adalah di US$4.151 per troy ounce, kemudian resistennya adalah US$4.493 per troy ounce,” kata Ibrahim saat dihubungi tvOnenews.com, Minggu (8/8/2026).
Untuk perdagangan Senin, Ibrahim memperkirakan emas memiliki peluang menguat dengan level support di US$4.279 per troy ounce dan resistance di US$4.405 per troy ounce.
“Kemudian kalau kita lihat untuk di hari Senin kemungkinan besar support-nya itu di US$4.279 per troy ounce, kemudian resistennya adalah US$4.405 per troy ounce,” ujarnya.
Dengan proyeksi tersebut, Ibrahim melihat ruang kenaikan masih terbuka pada perdagangan awal pekan.
Pergerakan emas diperkirakan tetap berada dalam tren positif selama mampu bertahan di atas level support yang telah dipetakan.
“Jadi kalau kita lihat bahwa untuk transaksi harga emas dunia di hari Senin kemungkinan besar akan menguat, range-nya di US$4.279 per troy ounce, resistennya adalah US$4.405 per troy ounce,” kata Ibrahim.
Dalam horizon yang lebih panjang, Ibrahim kembali menegaskan prospek emas masih bullish. Ia memproyeksikan harga emas dunia berpeluang bergerak hingga mendekati level US$4.493 per troy ounce dalam satu pekan.
“Kemudian dalam satu minggu range-nya di US$4.151 per troy ounce, kemudian resistennya di US$4.493 per troy ounce. Kemungkinan harga emas dunia menguat,” tuturnya.
Ibrahim menilai tren kenaikan emas masih akan berlanjut di tengah perkembangan geopolitik terbaru. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah perdamaian di Timur Tengah serta perubahan mekanisme pengawasan di kawasan Selat Hormuz.