news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto.
Sumber :
  • TVR Parlemen

Investasi RI Tembus Rp1.931 Triliun, Serap 2,7 Juta Tenaga Kerja di Tengah Ketidakpastian Global

Investasi Indonesia mencapai Rp1.931 triliun pada 2025 dan Rp1.010 triliun pada semester I 2026, menciptakan jutaan lapangan kerja.
Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:26 WIB
Reporter:
Editor :

Prabowo menekankan bahwa investasi harus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Karena itu, pemerintah tidak hanya melihat besarnya nilai investasi, tetapi juga dampaknya terhadap kehidupan rakyat.

Menurutnya, setiap investasi yang masuk harus mampu menciptakan pekerjaan. Kebijakan pemerintah juga harus diarahkan untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakat.

“Tetapi saya tegaskan: pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir. Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan rakyat,” ujar Prabowo.

Ia kemudian menegaskan orientasi pemerintah dalam mengelola pertumbuhan ekonomi dan investasi.

“Setiap rupiah investasi harus menciptakan pekerjaan. Setiap kebijakan harus memperbaiki kehidupan rakyat. Itulah orientasi Pemerintah yang saya pimpin,” lanjutnya.

Investasi Didorong untuk Hilirisasi dan Industrialisasi

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengungkapkan pemerintah mendorong pemanfaatan keuntungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mempercepat hilirisasi.

Melalui Danantara, pemerintah disebut telah melakukan groundbreaking 13 proyek hilirisasi pada 6 Februari 2026 dan 13 proyek hilirisasi lainnya pada 29 April 2026.

Proyek tersebut mencakup pengolahan batu bara menjadi DME, hilirisasi tembaga dan emas, pengolahan garam industri, serta pengolahan atau smelter alumina menjadi aluminium.

Menurut Prabowo, berbagai proyek tersebut menghasilkan puluhan ribu lapangan kerja baru. Pemerintah juga mulai menjalankan proyek waste to energy sebagai bagian dari pengembangan industri.

Selain mendorong hilirisasi, pemerintah juga menggunakan keuntungan BUMN untuk melakukan investasi melalui pembelian perusahaan-perusahaan terbaik dunia. Langkah tersebut ditujukan untuk memperoleh teknologi, manajemen, dan akses pasar yang dapat membantu Indonesia masuk lebih jauh ke dalam rantai pasok dunia.

Diplomasi Ekonomi Buka Pasar dan Tarik Investasi

Pertumbuhan investasi juga tidak terlepas dari hubungan ekonomi Indonesia dengan berbagai negara. Prabowo mengatakan Indonesia terus memperkuat kerja sama dengan berbagai kawasan dan negara, termasuk ASEAN, BRICS, Uni Eropa, Amerika Serikat, China, Jepang, India, Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, dan kawasan Pasifik.

Menurutnya, prinsip politik luar negeri Indonesia juga diarahkan untuk membuka pasar bagi produk Indonesia, membawa investasi dan teknologi, serta menciptakan pekerjaan bagi masyarakat.

“Persahabatan kita harus membuka pasar bagi produk Indonesia, membawa investasi dan teknologi, dan menciptakan pekerjaan bagi rakyat Indonesia,” kata Prabowo.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:08
08:51
10:28
08:01
08:09
32:53

Viral