- ANTARA/Shutterstock/aa.
Harga Minyak Dunia Mendadak Tembus US$90, Serangan AS ke Iran Bikin Pasar Ketar-ketir
Meski demikian, eskalasi antara AS dan Iran tetap menjadi perhatian pasar minyak. Perkembangan konflik di kawasan tersebut dapat memengaruhi sentimen pelaku pasar, terutama karena berkaitan langsung dengan keamanan jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz.
Iran Ancam Balas Serangan AS
Sementara itu, media pemerintah Iran melaporkan serangan awal AS di Pulau Larak menimbulkan korban jiwa dan korban luka.
Korban dalam serangan tersebut disebut melibatkan personel militer maupun warga sipil.
Garda Revolusi Iran kemudian mengeluarkan ancaman keras sebagai respons atas tindakan militer AS. Mereka menegaskan bahwa serangan terhadap wilayah dan personel Iran tersebut akan segera mendapatkan balasan.
Perkembangan tersebut membuat situasi di kawasan semakin memanas. Pasar minyak pun langsung merespons dengan kenaikan harga lebih dari 2% pada perdagangan Senin.
Brent bahkan kembali menembus level US$90 per barel, sementara WTI bergerak naik ke atas US$85 per barel.
Pergerakan harga minyak tersebut menunjukkan respons pasar terhadap meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, terutama setelah serangan langsung AS di Pulau Larak yang berada di kawasan strategis Selat Hormuz.