news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi bitcoin..
Sumber :
  • tvOnenews

Bitcoin Tertahan di US$78.000, Pasar Cermati Sinyal ETF dan Kebijakan The Fed

Bitcoin tertahan di US$78.000 setelah gagal bertahan di atas US$80.000. Pasar kini mencermati arus ETF, data inflasi, tenaga kerja, dan kebijakan The Fed.
Minggu, 6 September 2026 - 17:29 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Harga Bitcoin masih bergerak di sekitar 78.000 dolar AS per BTC setelah gagal mempertahankan posisinya di atas level psikologis 80.000 dolar AS.

Pelaku pasar kini menunggu sejumlah katalis yang berpotensi menentukan arah pergerakan aset kripto tersebut.

Pergerakan Bitcoin selanjutnya diprediksi akan banyak dipengaruhi oleh aliran dana exchange-traded fund (ETF) serta arah kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed).

Sebelumnya, Bitcoin mencatat kenaikan sekitar 26% dari 62.700 dolar AS hingga menyentuh 81.235 dolar AS.

Namun, reli tersebut kemudian diikuti koreksi yang membawa Bitcoin kembali berada di bawah level 80.000 dolar AS.

CEO dan Founder FLOQ, platform investasi aset kripto, Yudhono Rawis menilai penurunan tersebut belum mengubah prospek Bitcoin secara keseluruhan. Menurut dia, pasar kini memasuki tahap penting untuk menguji seberapa kuat permintaan investor setelah reli sebelumnya.

“Reli Bitcoin sepanjang Agustus menunjukkan bahwa minat investor terhadap aset kripto masih sangat kuat. Namun, setelah gagal bertahan di atas 80.000 dolar AS, pasar sekarang masuk ke fase pembuktian,” ujar Yudhono dikutip dari Antara, Sabtu (5/9).

Ia mengatakan, pelaku pasar perlu memperhatikan permintaan spot serta aliran dana dari investor institusional.

Kedua indikator tersebut dapat memberikan gambaran mengenai kekuatan permintaan Bitcoin setelah mengalami kenaikan signifikan.

Pada pekan yang berakhir 24 Agustus, ETF Bitcoin dan Ethereum di AS mencatat arus dana masuk bersih sekitar 2,71 miliar dolar AS.

Dari jumlah tersebut, ETF Bitcoin menyumbang porsi terbesar dengan inflow sekitar 1,92 miliar dolar AS.

Namun, momentum aliran dana tersebut mulai menunjukkan perlambatan. Berdasarkan data Farside Investors, spot Bitcoin ETF di AS mencatat net outflow sekitar 201,9 juta dolar AS pada 28 Agustus setelah sebelumnya mencatat arus masuk positif selama beberapa hari.

Yudhono menilai kesinambungan arus dana ETF akan menjadi salah satu indikator penting saat Bitcoin berada dalam rentang 77.000-80.000 dolar AS.

“Jika arus ETF kembali positif ketika Bitcoin berada di area 77.000-80.000 dolar AS, itu bisa menjadi indikasi bahwa investor besar masih melihat koreksi sebagai kesempatan untuk membangun posisi,” katanya pula.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:57
02:03
05:04
05:34
01:25
04:56

Viral