News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Ditutup Menguat Rp17.642 per Dolar AS, Ini Prediksi Perdagangan Pekan Depan

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, nilai tukar rupiah ditutup menguat 37 poin terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat (4/9/2026).
Jumat, 4 September 2026 - 16:32 WIB
Ilustrasi Dolar AS dan Rupiah
Sumber :
  • Tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, nilai tukar rupiah ditutup menguat 37 poin terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (4/9/2026).

“Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup menguat 37 poin sebelumnya sempat menguat 70 poin di level Rp17.642 dari penutupan sebelumnya di level Rp17.679,” ujarnya, saat dihubungi tvOnenews.com, Jumat (4/9/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Ibrahim memperkirakan rupiah pada perdagangan Senin (7/9/2026) akan bergerak fluktuatif dan berpotensi ditutup melemah.

“Sedangkan untuk perdagangan Senin depan, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp17.640-Rp17.690. sedangkan untuk sepekan depan di range Rp17.550-Rp17.850,” tegas dia.

Di tengah pergerakan rupiah yang masih fluktuatif, Ibrahim menyoroti persoalan yang lebih mendasar, yakni kondisi kelas menengah. Menurut dia, pemerintah selama ini telah mengalokasikan anggaran besar untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi dukungan terhadap kelompok kelas menengah dinilai belum memadai.

“Pemerintah selama ini telah menggelontorkan anggaran besar untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Namun, kondisi berbeda dialami kelas menengah yang belum mendapatkan dukungan cukup,” kata Ibrahim.

Ia menilai salah satu persoalan utama yang dihadapi kelas menengah adalah penurunan pendapatan. Kelompok tersebut, menurut Ibrahim, tidak memperoleh subsidi seperti kelompok masyarakat penerima bantuan sehingga tekanan terhadap pendapatan mereka semakin terasa.

“Salah satu persoalan yang disorot pemerintah adalah penurunan pendapatan dari kelompok tersebut. Subsidi tersebut tidak didapatkan masyarakat kelas menengah sehingga pendapatan mereka turun,” ujarnya.

Karena itu, Ibrahim menilai penguatan kembali kelas menengah tidak cukup hanya melalui bantuan atau subsidi. Pemerintah perlu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi agar menciptakan aktivitas produksi dan lapangan kerja formal secara lebih luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Oleh karena itu salah satu cara untuk mengangkat kembali kondisi kelas menengah adalah mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi,” tutur Ibrahim.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang selama ini rata-rata masih berada di kisaran 5 persen belum cukup kuat untuk mendorong industrialisasi secara agresif. Kondisi tersebut juga membatasi kemampuan ekonomi dalam menciptakan lapangan kerja formal dalam jumlah besar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AFC Resmi Ubah Jadwal Piala Asia, Timnas Indonesia Terdampak?

AFC Resmi Ubah Jadwal Piala Asia, Timnas Indonesia Terdampak?

AFC resmi mengubah siklus Piala Asia dari tahun ganjil ke genap mulai 2032. Piala Asia 2027 tetap dijadwalkan di Arab Saudi, meski masih ada potensi penundaan.
Motif Oknum Dokter Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sendiri di Bandung Terungkap

Motif Oknum Dokter Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sendiri di Bandung Terungkap

Ditres PPA dan PPO Polda Jawa Barat (Polda Jabar) mengungkap penyebab oknum dokter di Bandung diduga mencabuli dan perkosa anak kandung karena sangat sayang.
Gianni Infantino Pamer Surat Dukungan Prabowo dari Erick Thohir, Begini Respons Presiden FIFA

Gianni Infantino Pamer Surat Dukungan Prabowo dari Erick Thohir, Begini Respons Presiden FIFA

Gianni Infantino mengaku terhormat setelah Erick Thohir menyerahkan surat dukungan Presiden Prabowo Subianto. Presiden FIFA itu pun menyampaikan terima kasih.
DPRD Jakarta Targetkan Operasional Flyover Latumenten Awal 2027

DPRD Jakarta Targetkan Operasional Flyover Latumenten Awal 2027

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth mengatakan progres pembangunan Flyover Latumenten dinilai berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Hitung-hitungan Peluang Kimi Antonelli jadi Juara Dunia Formula 1 Termuda di F1 GP Amerika Serikat 2026

Hitung-hitungan Peluang Kimi Antonelli jadi Juara Dunia Formula 1 Termuda di F1 GP Amerika Serikat 2026

Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, berpeluang mengunci gelar juara dunia Formula 1 di F1 GP Amerika Serikat 2026 yang berlangsung sepanjang akhir pekan ini.
Curhatan Terbaru Ruben Onsu, Sebut 2 Hal Sensitif yang Mengganggunya

Curhatan Terbaru Ruben Onsu, Sebut 2 Hal Sensitif yang Mengganggunya

Ruben Onsu mencurahkan isi hati lewat Instagram Story pada 23 Oktober 2026. Ia menyebut agama dan anak sebagai dua hal sensitif yang mengganggunya.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur. Dalam peristiwa ini, korban dan pelaku sama-sama terluka namun dibawa ke rumah sakit berbeda.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Selengkapnya

Viral