news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Lakukan Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor.
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Anggaran Sekolah Rakyat 2027 Jebol Rp71,5 Triliun, Kapasitas Siswa Diusulkan Naik Lebih dari 2 Kali Lipat

Anggaran Sekolah Rakyat 2027 dipatok Rp26,3 triliun, tetapi usulan kenaikan kapasitas siswa membuat kebutuhan program mencapai Rp104,09 triliun.
Kamis, 10 September 2026 - 16:30 WIB
Reporter:
Editor :

Kuswara mengatakan usulan tersebut disampaikan melalui surat Menteri Sosial Nomor S.866/MS/PR.01.04/7/2026 tertanggal 21 Juli 2026.

Kementerian PU mendapatkan surat dari Menteri Sosial Nomor S.866/MS/PR.01.04/7/2026 tanggal 21 Juli 2026 yang menyampaikan usulan peningkatan kapasitas Sekolah Rakyat tahap III dari kapasitas awal sebanyak 1.080 siswa menjadi 2.520 siswa per lokasi satuan pendidikan,” ujar Kuswara.

Perubahan kapasitas tersebut berdampak langsung terhadap kebutuhan pembangunan. Semakin besar jumlah siswa yang harus ditampung dalam setiap lokasi, semakin besar pula kebutuhan sarana dan prasarana yang harus disiapkan.

Kebutuhan Awal Sudah Kurang Rp19,35 Triliun

Sebelum adanya usulan peningkatan kapasitas siswa, kebutuhan anggaran Ditjen Prasarana Strategis sebenarnya sudah lebih tinggi dibandingkan pagu yang tersedia.

Berdasarkan Surat Menteri Pekerjaan Umum Nomor KU.01.01/B/MN/2026/7 tertanggal 22 Mei 2026, kebutuhan anggaran awal Ditjen Prasarana Strategis untuk Tahun Anggaran 2027 mencapai Rp50,876 triliun.

Namun, pada tahap Pagu Indikatif, anggaran yang tersedia hanya sebesar Rp31,53 triliun. Kondisi tersebut membuat terdapat selisih atau backlog kebutuhan anggaran sebesar Rp19,353 triliun.

“Berdasarkan Surat Menteri Pekerjaan Umum Nomor KU.01.01/B/MN/2026/7 tanggal 22 Mei 2026, kebutuhan anggaran awal Tahun Anggaran 2027 Ditjen Prasarana Strategis sebesar Rp50,876 triliun. Pada tahap Pagu Indikatif, anggaran yang tersedia sebesar Rp31,53 triliun, sehingga masih terdapat backlog kebutuhan anggaran sebesar Rp19,353 triliun,” kata Kuswara.

Kebutuhan Membengkak Jadi Rp104,09 Triliun

Usulan peningkatan kapasitas Sekolah Rakyat kemudian membuat kebutuhan anggaran meningkat jauh lebih besar.

Dengan kapasitas yang dinaikkan dari 1.080 siswa menjadi 2.520 siswa per lokasi, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp104,091 triliun.

Angka tersebut jauh di atas pagu anggaran Ditjen Prasarana Strategis yang tersedia untuk 2027, yakni Rp32,57 triliun.

Kuswara mengatakan kondisi tersebut menghasilkan backlog kebutuhan anggaran sebesar Rp71,521 triliun.

“Dengan adanya usulan peningkatan kapasitas Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial dari kapasitas awal 1.080 siswa menjadi 2.520 siswa, kebutuhan anggaran diperkirakan meningkat menjadi Rp104,091 triliun. Sementara Pagu Anggaran yang tersedia sebesar Rp32,57 triliun, sehingga terdapat backlog sebesar Rp71,521 triliun,” tutur Kuswara.

Dengan perubahan kapasitas tersebut, pemerintah menghadapi kebutuhan anggaran yang jauh lebih besar dibandingkan pagu yang tersedia. Pembangunan Sekolah Rakyat pun perlu disesuaikan dengan kapasitas baru yang diusulkan, sementara alokasi anggaran 2027 yang tersedia tetap sebesar Rp32,57 triliun.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:08
01:04
01:23
01:18
01:28
04:46

Viral