- YouTube Setpres
Presiden Prabowo Dijadwalkan Bicara di Dua Sesi Utama KTT ke-18 BRICS India
Pembahasan juga mencakup penguatan kerja sama keuangan antarnegara BRICS, termasuk mekanisme Local Currency Settlement (LCS). Selain itu, negara-negara anggota akan membahas penguatan rantai pasok global serta sistem perdagangan yang terbuka, inklusif, transparan, dan berbasis aturan.
Dengan demikian, forum BRICS menjadi salah satu arena penting bagi Indonesia untuk memperjuangkan kepentingannya di tengah perubahan konfigurasi ekonomi dan geopolitik dunia.
BRICS yang pada awalnya beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan terus mengalami perluasan.
Pada 2024, keanggotaan diperluas dengan masuknya Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab. Indonesia kemudian resmi bergabung sebagai anggota penuh pada 1 Januari 2025.
BRICS juga membentuk kelompok negara mitra yang mencakup Belarus, Bolivia, Kuba, Kazakhstan, Malaysia, Nigeria, Thailand, Uganda, Uzbekistan, dan Vietnam.
KTT ke-18 BRICS di New Delhi pun mempertemukan sejumlah pemimpin negara besar, di antaranya Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, serta Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.
Di tengah forum tersebut, Prabowo tidak datang seorang diri. Sejumlah pejabat strategis mendampinginya, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Turut mendampingi Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti dan Wakil Menteri Keuangan. Dari kalangan dunia usaha, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie beserta jajaran juga masuk dalam rombongan. (agr)