news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dr. (H.C.) Martha Tilaar.
Sumber :
  • Instagram @martha_tilaar

Kisah Perjuangan Martha Tilaar, dari Salon Kecil di Garasi hingga Membangun Bisnis Kosmetik Besar

Kisah Martha Tilaar membangun bisnis kosmetik dari salon kecil bermodal Rp1 juta hingga mendirikan Martha Tilaar Group dan mempopulerkan Sariayu di Indonesia.
Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:17 WIB
Reporter:
Editor :

Modal awalnya sekitar Rp1 juta, yang berasal dari tabungan selama tinggal di Amerika Serikat serta dukungan ayah dan kedua adiknya, Ratna dan Bambang. Pada masa awal usaha, Martha hanya dibantu seorang pegawai.

Martha juga menerapkan strategi promosi sederhana dengan membagikan selebaran dan memperkenalkan jasanya kepada calon pelanggan. Berbekal pengalaman dan pendidikan kecantikan dari Amerika Serikat, ia memperluas jaringan melalui kedutaan-kedutaan dan lingkungan masyarakat Indonesia.

Usahanya berkembang pesat. Dalam waktu sekitar enam bulan, salon yang semula berada di garasi harus diperluas ke seluruh bagian rumah karena jumlah pelanggan terus bertambah.

Kesuksesan awal tersebut menunjukkan bahwa Martha tidak hanya mengandalkan keterampilan, tetapi juga ketekunan dalam membangun hubungan dengan pelanggan.

Mengembangkan Kecantikan Tradisional Indonesia

Setelah bisnis salonnya berkembang, Martha mulai memperluas perhatian pada perawatan kecantikan tradisional. Pada 1972, ia melakukan perjalanan ke Eropa untuk mempelajari industri kecantikan dan ramuan perawatan tubuh.

Ia mengunjungi pabrik Yves Rocher di Prancis, Mary Quant di Inggris, serta Hartleben di Jerman Barat. Pengalaman itu memperkaya pemahamannya mengenai pengembangan produk kecantikan.

Namun, Martha menyadari bahwa referensi mengenai pemanfaatan kekayaan alam Indonesia untuk produk perawatan masih terbatas. Ia pun belajar dari pengetahuan tradisional keluarga, termasuk neneknya, Pranoto Liem atau Mak Oco, yang ahli membuat jamu.

Dari pengalaman tersebut, Martha semakin terdorong mengembangkan produk kecantikan yang memadukan tradisi dengan kebutuhan konsumen modern. Ia kemudian mendirikan Martha Griya Salon yang memperkenalkan perawatan tradisional.

Keinginannya bukan sekadar membuka usaha kecantikan, melainkan juga memperkenalkan identitas kecantikan perempuan Indonesia melalui bahan-bahan alami dan warisan budaya lokal.

Dalam tayangan Business Lounge, Martha mengungkapkan tantangan yang dihadapinya ketika mulai meneliti bahan alami Indonesia.

“Tentu dalam hal ini saya juga ingin sekali untuk meneliti kekayaan alam dan kebudayaan Indonesia, tapi bukunya tidak ada,” kata Martha Tilaar.

Keterbatasan referensi tersebut tidak menghentikan langkahnya. Martha terus berupaya mencari pengetahuan, mengumpulkan informasi, dan mengembangkan pemanfaatan bahan alami untuk perawatan kecantikan.

Berita Terkait

1
2
3 4 5 6 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral