- Instagram @martha_tilaar
Kisah Perjuangan Martha Tilaar, dari Salon Kecil di Garasi hingga Membangun Bisnis Kosmetik Besar
Selain Sariayu, sejumlah merek yang dikenal masyarakat antara lain Biokos, Caring Colours, PAC atau Professional Artist Cosmetics, Belia, dan Dewi Sri Spa. Perusahaan juga mengembangkan produk jamu dan layanan perawatan tubuh yang berangkat dari tradisi Indonesia.
Pada 1999, Martha Tilaar bersama keluarganya membeli seluruh saham Kalbe Farma di PT Martina Berto. Sejak itu, kepemilikan perusahaan berada di tangan Martha dan keluarganya, kemudian dikonsolidasikan dalam Martha Tilaar Group.
Perkembangan tersebut memperlihatkan bagaimana usaha keluarga yang berawal dari salon sederhana dapat tumbuh menjadi kelompok bisnis dengan beragam lini produk.
Pada 1996, Martha Tilaar Group juga memperoleh sertifikasi dan pengakuan terkait sistem manajemen mutu, lingkungan, serta praktik produksi. Perusahaan terus mengembangkan bisnisnya dengan membawa unsur kekayaan alam Indonesia ke dalam industri kecantikan.
Di luar kosmetik, Martha turut mengembangkan kegiatan yang berkaitan dengan budaya dan pelestarian pengetahuan tradisional. Ia mendirikan Prama Pratiwi Martha Gallery di Sentolo, Yogyakarta, serta Kampoeng Djamoe Organik di Cikarang, Jawa Barat.
Pada 2014, Martha meresmikan Roemah Martha Tilaar di Gombong, Jawa Tengah. Rumah masa kecilnya tersebut direnovasi dan ditata sebagai museum untuk mengenalkan perjalanan hidup serta kontribusinya kepada masyarakat.
Prinsip Kerja dan Dukungan Keluarga di Balik Kesuksesan
Martha Tilaar memandang keberhasilan sebagai proses panjang yang membutuhkan ketekunan, kerja sama, dan kemampuan menghadapi berbagai kesulitan.
Ia mengakui bahwa dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanannya membangun bisnis. Sejak awal, ayah dan adik-adiknya ikut membantu ketika modal usaha masih terbatas. Dukungan suami dan anak-anak juga berperan dalam menjaga semangatnya untuk terus berkembang.
Dalam tayangan Business Lounge, Martha menjelaskan pandangannya mengenai proses meraih kesuksesan.
“Bagi saya, untuk meraih kesuksesan adalah suatu proses, jadi bukan instan ya, itu satu. Kedua, dukungan keluarga, suami dan keluarga seluruhnya itu penting sekali, sehingga kita itu harus selalu bergaul ya atau saling curhat gitu ya. Dan itu menyebabkan saya terus bisa berjuang terus ya,” ujar Martha Tilaar.
Ia juga menekankan pentingnya membangun tim yang mampu bekerja sama dan memiliki keahlian yang beragam. Baginya, seorang pemimpin tidak harus mengetahui segala hal sendiri, tetapi perlu memiliki kerendahan hati untuk menghimpun orang-orang yang lebih ahli.