- Kemenkeu.go.id
Menkeu Rusia dan Menkeu Ukraina Hadir Dalam FMCBG-3 Secara Virtual
Di FMCBG, para menteri akan membahas tujuh agenda. Pertama, mengenai ekonomi global dan risiko-risikonya. Agenda pembahasan selalu dimulai dari itu.
“Karena kita ingin memastikan persepsi G20 terhadap risiko ekonomi global sehingga itu mendasari agenda yang dipilih, kebijakan, dan inisiatif yang ditempuh untuk mengatasi (persoalan),” kata Dian.
Disesi yang membahas risiko perekonomian dunia, beberapa isu menjadi sorotan. Diantaranya krisis akibat pandemi Covid-19 dan agresi Rusia di Ukraina, lalu dampak perang terhadap pangan, energi, dan sektor keuangan.
Pada sesi pertama, para menteri akan membahas strategi normalisasi kebijakan di tengah krisis, dan lanjut berdiskusi mengenai kebijakan yang perlu ditempuh untuk mengatasi berbagai tantangan dan mengantisipasi risiko yang ada.
Namun sebelum pertemuan tingkat menteri berlangsung, para deputi akan membahas masalah itu secara teknis dan mendetail lebih dulu pada pertemuan ke-3 FCBD. Para deputi di FCBD bertemu untuk menyiapkan rancangan hasil atau hal-hal yang akan disepakati di level menteri.
“Jadi hal itu dibahas secara teknis dan detail di level deputi,” kata Dian.
Untuk di level menteri, kata Dian, mereka akan menerima arahan-arahan yang sifatnya lebih strategis. Pembahasan di tingkat menteri ini akhirnya berujung pada hasil pertemuan yang merupakan komitmen G20 atas berbagai inisiatif.
“Tujuannya mengatasi persoalan global yang kita hadapi,” ujarnya.
Tak hanya memetakan risiko perekonomian global, para menteri, gubernur bank sentral, dan deputi G20 juga membahas isu kesehatan, arsitektur keuangan internasional, isu-isu keuangan, keuangan yang berkelanjutan, infrastruktur, dan perpajakan. (HW/ree)