- Freepik
3 Rahasia Orang Jepang Makan Nasi Putih Tanpa Takut Gemuk dan Diabetes
tvOnenews.com – Nasi putih selama ini kerap kali dituding sebagai biang kerok utama pemicu obesitas hingga penyakit mematikan seperti diabetes melitus. Namun, fakta unik justru tersaji di Negeri Sakura, Jepang.
Meskipun masyarakatnya mengonsumsi nasi putih sebagai makanan pokok setiap hari, tingkat pengidap diabetes dan obesitas di sana justru berada di angka yang sangat minim.
Hebatnya lagi, Jepang tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat obesitas terendah di dunia sekaligus pemilik rata-rata angka harapan hidup paling tinggi di jagat raya.
- Freepik
Dilansir dari laman Soha, Profesor Fan Zhihong dari Sekolah Ilmu Pangan dan Teknik Gizi Universitas Pertanian Tiongkok membeberkan bahwa diabetes sebenarnya merupakan penyakit yang dipicu oleh multitafsir faktor.
Mulai dari jeratan faktor genetik, hingga gaya hidup hobi melahap makanan tinggi gula, lemak, serta karbohidrat tanpa diimbangi dengan olahraga.
Lantas, apa rahasia magis di balik tubuh ramping dan sehat warga Jepang walau tetap makan nasi? Ternyata, mereka menerapkan 3 metode konsumsi nasi yang sangat jarang dilakukan oleh masyarakat negara lain:
1. Porsi Nasi Mini dengan Lauk Serba Hambar
Warga Jepang memang rutin mengonsumsi nasi di setiap jam makan. Namun, kunci utama agar jarum timbangan mereka tidak bergeser ke kanan adalah kontrol porsi yang sangat ketat. Dalam sekali makan, porsi nasi yang disajikan tergolong mini, yakni hanya berkisar 100 gram saja.
Sebaliknya, piring mereka justru didominasi oleh variasi makanan pendamping atau lauk pauk. Menariknya, kuliner Jepang terkenal sangat hambar karena minim penggunaan gula, garam, dan minyak.
Mereka bahkan gemar mengonsumsi sayuran segar dan ikan mentah demi menjaga keaslian nutrisi makanan tersebut.
Strategi psikologis juga bermain di sini; masyarakat Jepang terbiasa makan menggunakan piring-piring berukuran kecil, yang secara tidak langsung memaksa otak dan tubuh untuk mengonsumsi lebih sedikit makanan.
- Freepik
2. Fanatik Nasi Suhu Ruang (Bukan nasi hangat)
Berbanding terbalik dengan kebiasaan masyarakat Indonesia yang sangat gemar menyantap nasi hangat yang baru matang dari magic com, orang Jepang justru lebih banyak mengonsumsi nasi dalam kondisi dingin, seperti pada menu sushi atau onigiri (nasi kepal).