news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Potensi Perikanan Sorong Menguat, Askrindo Perluas Pelindungan Nelayan.
Sumber :
  • Istimewa

Perikanan Jadi Andalan Papua Barat Daya, Produksi Ikan Sorong Lampaui 3,5 Juta Kilogram

Sepanjang 2025, aktivitas di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sorong tercatat mencapai 749 kapal dengan volume pendaratan ikan sebesar 3,57 juta kilogram dan nilai produksi lebih dari Rp86,2 miliar.
Senin, 20 Juli 2026 - 15:19 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Sektor perikanan di Kota Sorong, Papua Barat Daya, terus menunjukkan peran strategis sebagai penggerak ekonomi pesisir. Sepanjang 2025, aktivitas di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sorong tercatat mencapai 749 kapal dengan volume pendaratan ikan sebesar 3,57 juta kilogram dan nilai produksi lebih dari Rp86,2 miliar.

Besarnya aktivitas tersebut turut menopang pertumbuhan ekonomi Papua Barat Daya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian provinsi ini tumbuh 4,03 persen secara tahunan pada 2025 dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp39,2 triliun atas dasar harga berlaku (ADHB). Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi salah satu penyumbang utama pertumbuhan tersebut.

Tingginya aktivitas penangkapan ikan juga menunjukkan besarnya peran nelayan dalam menjaga roda perekonomian daerah. 

Namun, aktivitas di laut juga menyimpan berbagai risiko, mulai dari kecelakaan kerja, cuaca ekstrem, hingga kerusakan kapal dan alat tangkap yang dapat memengaruhi keberlangsungan usaha mereka.

Karena itu, perlindungan keamana bagi nelayan dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan sektor perikanan. 

Selain meningkatkan produktivitas, perlindungan terhadap risiko diharapkan mampu menjaga ketahanan ekonomi masyarakat pesisir yang bergantung pada hasil laut sebagai sumber penghidupan.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Askrindo menjalin kerja sama dengan Syahbandar Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sorong untuk memperluas akses perlindungan asuransi bagi nelayan di Kota Sorong.

Direktur Bisnis Askrindo Budhi Novianto mengatakan kolaborasi tersebut bertujuan menghadirkan perlindungan yang lebih menyeluruh bagi nelayan, mencakup keselamatan diri, kapal, usaha, hingga tempat tinggal. 

Menurutnya, perusahaan juga akan memperkuat edukasi dan literasi mengenai pentingnya pengelolaan risiko agar masyarakat nelayan memiliki ketahanan ekonomi yang lebih baik dalam menjalankan aktivitas perikanan.

"Melihat potensi sektor perikanan di Sorong yang terus berkembang, kami memandang perlu adanya penguatan mitigasi risiko yang lebih komprehensif bagi masyarakat nelayan. Melalui kolaborasi ini, Askrindo hadir untuk mendukung kebutuhan tersebut dengan memperluas akses asuransi yang relevan dan mudah dijangkau, sehingga nelayan dapat bekerja dengan lebih tenang, produktif, serta memiliki ketahanan ekonomi yang lebih baik," ujar Budhi.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:28
02:23
01:37
04:43
04:30
05:26

Viral