- Antara
Baterai Motor Listrik Cepat Tekor? Kenali 6 Kebiasaan yang Bisa Jadi Pemicunya
Jakarta, tvOnenews.com - Baterai motor listrik terasa makin boros padahal rute perjalanan masih sama seperti biasanya? Jangan buru-buru menganggap baterainya sudah rusak karena ada beberapa hal yang bisa bikin daya motor listrik lebih cepat habis.
Baterai memang menjadi salah satu komponen paling penting pada motor listrik karena berpengaruh terhadap jarak tempuh dan performa kendaraan. Kalau kondisinya mulai menurun, motor bisa terasa lebih cepat kehabisan daya meskipun cara berkendara tidak banyak berubah.
Menariknya, masalah baterai cepat drop ternyata bukan cuma soal usia pemakaian atau perjalanan yang terlalu jauh. Kebiasaan mengecas, suhu lingkungan, hingga kondisi komponen motor juga bisa ikut memengaruhi konsumsi daya dan kesehatan baterai.
Nah, supaya baterai motor listrik tetap awet dan tidak gampang bikin panik saat perjalanan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut enam penyebab baterai motor listrik cepat drop yang sebaiknya tidak disepelekan.
1. Terlalu Sering Membiarkan Baterai Hampir Kosong
Punya kebiasaan memakai motor listrik sampai indikator baterainya nyaris habis sebelum dicas? Kalau terus dilakukan, kebiasaan ini bisa ikut mempercepat penurunan performa baterai lithium-ion dalam jangka panjang.
Baterai lithium-ion punya batas siklus pengisian dan pengosongan daya sehingga cara pemakaiannya perlu diperhatikan. Meski begitu, sesekali memakai motor sampai indikator baterai rendah bukan berarti baterainya langsung rusak.
2. Asal Menggunakan Charger
Mengecas motor listrik juga tidak boleh asal menggunakan charger yang kebetulan cocok dengan lubang pengisiannya. Charger yang tidak sesuai spesifikasi bisa mengganggu proses pengisian daya dan bahkan menimbulkan risiko keselamatan.
Sebaiknya gunakan charger yang direkomendasikan pabrikan dan ikuti petunjuk pengisian sesuai buku manual. Kalau motor jarang dipakai, jangan lupa periksa kondisi baterai secara berkala dan simpan dengan tingkat daya yang dianjurkan produsen.
3. Motor Terlalu Sering Terpapar Panas
Sering memarkir motor listrik di bawah terik matahari dalam waktu lama ternyata juga perlu diwaspadai. Suhu panas yang berlebihan bisa mempercepat proses penuaan baterai lithium-ion, terutama kalau paparan berlangsung terus-menerus.
Panas juga bisa muncul ketika motor dipakai menempuh perjalanan panjang atau bekerja dengan beban berat. Karena itu, usahakan parkir di tempat teduh dan memiliki sirkulasi udara yang baik supaya baterai tidak terus-menerus terpapar suhu tinggi.
4. Suhu Baterai Terlalu Dingin atau Tidak Normal
Bukan cuma panas, suhu yang terlalu dingin juga bisa membuat kemampuan baterai menyalurkan daya menurun untuk sementara waktu. Kondisi ini bisa membuat performa motor terasa berbeda meskipun kapasitas baterainya belum tentu mengalami kerusakan permanen.
Kalau indikator motor menunjukkan suhu baterai tidak normal, sebaiknya jangan memaksakan kendaraan untuk langsung dicas. Ikuti petunjuk pabrikan dan tunggu sampai kondisi baterai dinyatakan aman sebelum kembali digunakan atau diisi dayanya.
5. Sering Membawa Beban Berat dan Gas Terlalu Agresif
Suka menarik gas secara mendadak atau sering membawa barang berat menggunakan motor listrik? Kebiasaan tersebut membuat motor membutuhkan energi lebih besar sehingga daya baterai bisa lebih cepat terkuras selama perjalanan.
Hal serupa juga bisa terjadi ketika motor sering digunakan melewati jalan menanjak atau membawa penumpang dengan beban cukup besar. Namun, baterai yang cepat habis akibat penggunaan energi tinggi tidak otomatis berarti kapasitas baterainya sudah menurun secara permanen.
6. Tekanan Ban Kurang hingga Rem Seret
Kalau baterai terasa makin boros, jangan cuma fokus memeriksa bagian baterainya saja. Tekanan ban yang kurang, rem seret, atau gangguan pada sistem kelistrikan juga bisa membuat motor membutuhkan lebih banyak energi untuk bergerak.
Karena itu, pastikan tekanan ban sesuai anjuran pabrikan dan kondisi pengereman tetap normal. Jika jarak tempuh tiba-tiba turun drastis atau indikator baterai menunjukkan angka yang tidak wajar, sebaiknya segera bawa motor ke bengkel resmi untuk diperiksa.
(igp/rda)