news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sale pisang khas Bungo Jambi.
Sumber :
  • Darlianto/tvOne

Sale Pisang, Jajanan Khas Bungo Jambi yang Patut Dicoba

Kalau berkunjung ke Bungo Jambi, tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi jajanannya. Salah satu jajanan khasnya adalah sale pisang. Sale pisangnya berbeda.
Senin, 18 Juli 2022 - 11:17 WIB
Reporter:
Editor :

Bungo, Jambi – Kalau berkunjung ke Bungo Jambi, tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi jajanan khasnya. Salah satu jajanan khasnya adalah sale pisang.

Sale pisang memang merupakan kudapan yang cukup umum di Indonesia. Beberapa daerah lainnya juga dikenal sebagai sentra produksi sale pisang.

Namun, sale pisang di Bungo Jambi punya perbedaan karena varian rasanya lebih banyak.

Cemilan yang terbuat dari olahan pisang dan tepung ini memiliki rasa yang lebih legit dan tekstur yang sedikit lebih alot.

Ukurannya juga lebih besar dan tebal. Oleh karena itu, tak heran jika wisatawan selalu ketagihan untuk mencobanya.

Harga sale pisang cukup terjangkau. Satu bungkusnya dibanderol mulai dari Rp7.500 – Rp10.000.

Salah satu tempat produksi sale pisang khas Bungo Jambi berada di Dusun Purwobakti, Kecamatan Bathin III. Sale pisang di sini dibuat oleh ibu-ibu rumah tangga.

Anda bisa mengunjungi tempat tersebut jika ingin menikmati cemilan tersebut.

Bahkan, tidak hanya sekedar membeli dan menikmatinya tapi juga melihat langsung bagaimana cara sale pisang dibuat dari awal hingga proses pengemasan.

Pemilik Sale Pisang Sumber Rezeki, Rini, mengatakan dia memperkerjakan belasan ibu-ibu rumah tangga yang tinggal di sekitar tempat usaha sale pisangnya.

"Alhamdulillah dari usaha ini kami bisa membantu para ibu rumah tangga yang ada di sekitar wilayah kami untuk tambahan uang mereka. Ada bagian pengirisan pisang, penjemuran, penggorengan dan pengemasan," kata Rini, Senin (18/7/2022).

Rini menyampaikan pemasaran sale pisang yang dibuatnya sudah hampir merambah ke pasar-pasar dan supermarket di seluruh provinsi yang ada di Sumatera.

"Untuk pemasaran ada yang jemput langsung dari berbagai daerah mulai dari Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Riau. Bahkan, ada juga sales-sales yang menjual ke daerah-daerah yang ada di dalam provinsi Jambi," tambahnya.

Saat Covid-19 melanda, penjualan sale pisang yang dibuatnya sempat menurun. Ini disebabkan faktor ekonomi masyarakat juga ikut menurun.

Namun setelah adanya pelonggaran pembatasan keluar masuk daerah oleh pemerintah, usaha sale pisangnya bangkit kembali dan ekonomi masyarakat pun perlahan-lahan mulai bangkit.

"Saat Covid-19 melanda, kami sampai ada penurunan omzet. Namun, setelah adanya pelonggaran pembatasan oleh pemerintah, saat ini mulai bangkit kembali," tuturnya.

Dirinya berharap, para pelaku UMKM yang bergerak dibidang jajanan khas Muaro Bungo saat ini dapat berkembang menjadi lebih besar lagi hingga merambah pasar nasional. (dar/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:58
01:37
01:13
02:09
01:10
07:35

Viral