- Tangkapan layar
Daftar Sinetron Teuku Ryan, Aktor Era 90-an yang Namanya Dikaitkan dengan Isu Penelantaran Anak Denada
tvOnenews.com - Nama aktor senior Teuku Ryan mendadak menjadi perbincangan publik setelah terseret dalam isu dugaan penelantaran anak yang menyeret penyanyi Denada.
Isu tersebut mencuat di tengah ramainya gugatan hukum yang diajukan oleh Ressa Rizky Rossano, pemuda yang mengaku sebagai anak kandung Denada.
Di media sosial, warganet turut mengaitkan kembali sosok Teuku Ryan dengan kasus tersebut.
Sejumlah foto lawas Denada dan Ryan saat masih menjalin hubungan asmara di masa lalu pun kembali beredar, memicu spekulasi dan perbincangan panjang di ruang publik.
Teuku Ryan dikenal sebagai salah satu aktor sinetron yang bersinar sejak era 1990-an hingga awal 2000-an.
- Tangkapan layar
Kariernya di dunia hiburan dimulai dari dunia modeling. Ia tercatat sebagai finalis Coverboy majalah Mode pada 1992, sebelum akhirnya terjun penuh ke dunia seni peran.
Sejak debut aktingnya, Ryan telah membintangi puluhan judul sinetron dan film televisi.
Namanya melejit lewat berbagai peran penting dalam sinetron populer lintas generasi, menjadikannya salah satu wajah yang cukup ikonik di layar kaca Tanah Air.
Berikut daftar sinetron dan FTV yang pernah dibintangi Teuku Ryan:
1. Shangrilla (1996) sebagai Roy Khrisna
2. Bella Vista Season 3 (1997) sebagai Andre
3. Kasih di Persimpangan (1997—1998) sebagai Rian
- Instagram/teukuryan_id
4. Kenangan Manis (1998) sebagai Jodi
5. Kasih Tiada Batas (1998) sebagai Ari/Indra
6. Pertalian (1999) sebagai Eri
7. Hanya Kamu (1999—2000) sebagai Junaedi
8. Pena Asmara (2000) sebagai Albert
9. Sang Pencinta (2001) sebagai Rudi
10. Sejuta Rasa Sayang (2001) sebagai Arman
11. Belaian Sayang (2002) sebagai Arya
12. Metropolis 1 (2002) sebagai Andre
13. Ikhlas (2003) sebagai Reza
14. 3 in 1 (2003) sebagai Tanjung
15. Dia (2003) sebagai Isma/Ryan
16. Hantu Cilik (2003—2004) sebagai Kaesang
17. Si Yoyo (2003—2007) sebagai Satrio (Yoyo)
18. Hikmah (2004—2006) sebagai Adrian
19. Yoyo & Popo (2005) sebagai Satrio (Yoyo)
20. Iman (2005) sebagai Rio
21. Ridho (2006)
22. Kian (2008) sebagai Iswara
23. Dia Bukan Cinderella (2008) sebagai Dokter Yoga
24. Sumpah I Luv U (2009) sebagai Tio
25. Rindu Milik Rangga (2009) sebagai Rendy
26. Cinta Fitri Season 4 (2009) sebagai Hartawan
27. Putih Merah (2009—2010) sebagai Reuben
28. Cinta Fitri Season 5 (2010) Hartawan
29. Cinta Fitri Season 6 (2010) Hartawan
30. Cahaya Cinta (2011) sebagai Rudi
31. Putri yang Ditukar (2011) sebagai Sultan Wijaya
32. Binar Bening Berlian (2012) sebagai Bram
33. Karunia (2012) sebagai Wira/Bobby
34. Magic (2013) sebagai Johan
35. TV Movie (2013) episode "Dua Wanita Cantik" dan "Jakarta Sunyi Sekali di Malam Hari"
36. Anak-Anak Manusia (2013-2014) sebagai Dahlan
36. TV Movie (2014) episode "Tentang Anak Kita"
37. Catatan Hati Seorang Istri (2014) sebagai Dokter Wisnu Mahadika
38. TV Movie (2015) episode "Sejengkal Tanah Sorga" dan "Siapa yang Dikubur Dimakam Ibukku"
39. Asisten Rumah Tangga (2016) sebagai Ryan
40. Dua Wanita Cantik (2017) Surya
41. Cinta Suci (2018—2019) sebagai Farhan Zain Khan/Surya Wicaksono
42. Cinta Anak Muda (2019) sebagai Hardi Ferdinand
43. Indah pada Waktunya (2020) Jordi
44. Badai Pasti Berlalu (2021) sebagai Dicky Renaz Kurniawan
45. Buku Harian Seorang Istri (2022) sebagai Naufal Aksana
46. Rindu Bukan Rindu (2023) sebagai Lukman
47. Cinta setelah Cinta (2023) sebagai Rafael Rajendra
48. Di Antara Dua Cinta (2024) Aris Hartono Putuwangsa
Sementara itu, terkait sosok ayah kandung Ressa Rizky Rossano, kuasa hukumnya, Arnold Armada, menjelaskan bahwa kliennya tidak pernah membahas ataupun menyinggung identitas ayah biologisnya.
Ia juga menyebutkan bahwa hingga saat ini, Ressa belum mengetahui siapa ayah kandungnya dan baru memahami bahwa Denada adalah ibu biologisnya.
Penjelasan senada juga disampaikan oleh kuasa hukum lainnya, Andika Meigista. Ia menegaskan bahwa secara hukum, seorang anak memiliki hubungan keperdataan dengan ibu kandungnya.
Oleh karena itu, upaya hukum yang dilakukan pihaknya saat ini masih difokuskan pada pemenuhan hak-hak Ressa sesuai ketentuan undang-undang, sementara pembahasan mengenai ayah biologis dinilai belum menjadi fokus utama dan masih menunggu pengakuan dari pihak Denada. (gwn)