- Kolase Instagram/@denadaindonesia/@irfanhakim75 & tvOne/Happy Oktavia
Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung
Jakarta, tvOnenews.com - Presenter Irfan Hakim mengaku senang mendengar sohibnya, Denada Tambunan mengakui pemuda Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandung.
Irfan Hakim mengungkapkan kebahagiaannya setelah dihujat netizen. Ia belakangan ini difitnah seolah berpihak kepada Denada ketimbang Ressa Rizky.
"Pagi hari ini gua berita katanya pihak kuasa hukum Denada sudah mulai membuka pengakuan, bahwa Denada mengaku dia (Ressa Rizky Rossano) adalah anaknya," ujar Irfan Hakim dalam video klarifikasi dilansir dari Instagram @irfanhakim75, Sabtu (31/1/2026).
Melalui wawancara secara virtual, kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal ditanya soal keputusan Denada atas gugatan perdata kasus dugaan penelantaran. Ia mengatakan, kliennya mengakui Ressa sebagai anak kandungnya.
- Instagram/@irfanhakim75
Iqbal menegaskan persoalan yang terjadi bukan mengakui atau tidaknya. Denada bahkan mengklaim telah memenuhi kebutuhan hidup Ressa Rizky.
Kuasa hukum Denada itu mencontohkan. Denada memenuhi kebutuhan sekolah hingga bentuk materi lainnya. Putri dari mendiang Emilia Contessa itu juga mencurahkan kasih sayang layaknya ibu kandung Ressa.
Irfan Hakim bersyukur mendengar pernyataan dari kuasa hukum Denada. Ia hanya menginginkan sahabatnya kembali bahagia dan memberikan kasih sayang secara penuh kepada Ressa Rizky
"Alhamdulillah. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik, komunikasi dan hubungan yang baik antara ibu dan anak, begitupun sebaliknya," kata Irfan.
Pengakuan Denada Tambunan Cairkan Kasus Dugaan Penelantaran Ressa Rizky Rossano
- Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & Instagram/@denadaindonesia
Menurut Irfan, klaim Denada mengakui Ressa sebagai anak kandung dapat mencairkan suasana. Sebab, ketegangan kasus sahabatnya menjadi pusat perhatian publik secara serius.
Ia memahami betul publik geram dengan Denada. Namun dari pengakuan tersebut, ia berharap tidak ada lagi pihak atau oknum memperkeruh kasus sahabatnya dengan Ressa Rizky.
"Mudah-mudahan tidak ada yang memanfaatkan momen ini untuk kepentingan sendiri, baik dari pihak dalam maupun pihak luar," harap dia.
Dalam kesempatan yang sama, Irfan meluruskan soal pernyataan dirinya dinilai membela Denada. Video wawancara kepada Hotman Paris mengundang amarah netizen.
"Kesannya gue menormalisasikan hubungan ibu-anak, anak-ibu yang tidak jelas. Kemudian, gue mendukung, men-support tentang hal itu. Kenapa bisa muncul? Ada framing antara podcast di Densu dengan tugas gue di acara FYP wawancara Bang Hotman Paris. Itu tidak seperti yang dibayangkan," jelasnya.
Irfan menegaskan, video dirinya bertanya kepada Hotman Paris jauh sebelum video Ressa dan keluarga ditayangkan di podcast Denny Sumargo.
"Pada tanggal tersebut (saat wawancara di tanggal 20 Januari 2026), belum ada pernyataan jelas dari kedua belah pihak. Memang ada statement dari pihak Ressa tapi belum sepanjang di podcast Densu," paparnya.
Lagi pula, presenter berusia 50 tahun itu belum memahami alasan Ressa baru menggugat di usia 24 tahun. Ia meminta penjelasan dari paparan Hotman Paris.
Ia memahami kisah pilu Ressa. Sebab, ia juga menjadi seorang anak dan orang tua, sehingga tidak membenarkan sikap Denada yang diduga telah menelantarkan anak kandung selama 24 tahun.
"Saya adalah salah satu host talkshow, saya tidak bisa berpihak kepada salah satu narasumber. Saya harus netral dan saya lakukan hal itu sampai detik ini," tegasnya.
Ia juga tidak mempunyai hak ikut campur prahara sahabatnya lebih jauh. Pihak yang berwenang menyelesaikan kasus dugaan penelantaran anak kandung hanya dari pihak keluarga Denada dan Ressa.
Ia mengaku telah mendapatkan versi cerita dari Denada. Namun ia tidak membenarkan penjelasan sahabatnya maupun pihak Ressa.
"Terima kasih hujatan, terima kasih kata-kata kasarnya kepada saya, termasuk kepada istri dan anak saya. Bahkan, sampai keluarga saya. Saya membuat ini agar tidak ada lagi yang melakukan fitnah kepada saya. Sukses untuk Denada, sukses untuk Ressa. Saya mendoakan agar kasus mereka berdua cepat selesai dengan baik," tutupnya.
(hap)